Tuesday, September 15, 2015

JENIS MEDIA TRANSMISI WIRELESS

JENIS MEDIA TRANSMISI WIRELESS

2.1 Bluetooth
Sejarah singkat Bluetooth

Bluetooth adalah tekhnologi jarak pendek yang memberikan kemudahan koneksi bagi peralatan –peralatan nirkabel. Jika kita senang berganti-ganti ringtone, logo atau game mungkin Bluetooth adalah salah satu media yang dapat kita gunakan untuk saling mempertukarkan content aplikasi dengan rekan yang juga memiliki fasilitas Bluetooth didalam ponsel selain infra merah, WiFi , atau menggunakan kabel.

Berbeda dengan komunikasi dengan inframerah, Bluetooth didesain untuk tidak tergantung terhadap line-of-sight yaitu apakah modul-modul Bluetooth yang sedang saling berkomunikasi berada dalam kondisi segaris maupun apakah modul-modul tersebut terhalang atau tidak.

Nama bluetooth sendiri diambil dari Raja Viking Denmark yang hidup ditahun 900M, yang bernama Harald Blatand (Blatand dalam bahasa Denmark berarti gigi biru atau Bluetooth) Dia adalah raja denmark yang mempersatukan Denmark dengan sebagian dari Norwegia menjadi satu kerajaan. Untuk itulah nama Bluetooth dipakai sebagai nama tekhnologi wireless yang mempersatukan peralatan-peralatan elektronik yang akan berkomunikasi dalam satu jaringan ini. Tekhnologi blutooth ini mampu mengirimkan baik data maupun suara.

Dalam sebuah ponsel atau PDA fungsi Bluetooth biasanya digunakan untuk berkirim nomor telpon , gambar , daftar kegiatan , atau kalender) agar dapat saling bertukar data dengan perangkat Bluetooth lainnya kedua perangkat tersebut harus melakukan pairing terlebih dahulu. Pairing adalah sebuah proses dimana ada salah satu perangkat yang bertindak sebagai “pencari” (discover) dan perangkat lainnya yang menjadi “yang dicari” (discoverable). Setelah melakukan pairing tersebut barulah kedua perangkat tadi dapat saling bertukar data.


Jarak MaksimalFasilitas Bluetooth

Umumnya peralatan-peralatan Bluetooth dapat Saling berkomunikasi dalam jarak yang sedang antara 1 hingga 100 m. Jarak maksimal ini dapat dihasilkan tergantung dari daya output yang digunakan dalam modul Bluetooth. Modul Bluetooth disini biasanya berupa satu IC chip komunikasi khusus yang telah mengimplementasikan protocol Bluetooth. Setidaknya terdapat tiga kelas Bluetooth berdasarkan daya output dari jarak jangkauannya yaitu :
Daya kelas 1 yang beroperasi pada daya antara 100mW (20dBm) hingga 1mW (0dBm) dan didesain untuk peralatan Bluetooth dengan jangkauan hingga 100 meter.
Daya kelas 2 beroperasi antara 2,5W (4dBm) dan 0,25mW (-6dBm) dan didesain untuk jarak jangkauan hingga sekitar 10m.
Daya kelas 3 memiliki daya maksimal hingga 1mW (0dBm) dan bekerja untuk peralatan dengan jarak sekitar 1 meter saja.
Lapisan fungsional Bluetooth

Secara fungsional Bloetooth terbagi dalam beberapa lapisan meliputi :

a) Pustaka Applicationprogram Interface (API)

Merupakan modul-modul software yang menghubungkan program aplikasi yang ada di host dengan sistem komunikasi Bluetooth yang ada.Contohnya adalah PPP (pada TCP/IP) dan OBEX (pada Inframerah).

b) Logical Link Control and Adaptation Protocol (L2CAP)

L2CAP ini merupakan otak dari sistem Bluetooth. Fungsinya adalah untuk mengatur aspek tingkat tonggi dari masing-masing koneksi misalnya siapa sedang terhubung dengan siapa, apakah koneksi tersebut menggunakan enkripsi atau tidak, tingkat performansi apa yang dibutuhkan dan sebagainya. Selain itu L2CAP juga bertanggung jawab terhadap proses konversi format data yang timbul antara berbagai API diatasnya dengan protocol Bluetooth yang lebih rendah. L2CAP ini diimplementasikan dalam bentuk software dan dapat dieksekusi baik dari sistem host maupun oleh prosesor local dalam sisitem Bluetooth.

c) Link Manager

Link manager bertanggung jawab untuk mengatur detil koneksi fisik dari peralatan Bluetooth. Modul inilah yang bertanggung jawab dalam menciptakan sambungan, memonitor status koneksinya saat ini, maupun menghentikan aktivitas koneksinya ketika diperintahkan atau jika terjadi kesalahan. Link manager ini diimplementasikan dalam bentuk software maupun hardware.

d) Baseband

Baseband merupakan mesin digital dari sebuah sistem bluetooth yang bertanggung jawab dalam proses pembentukan dan pen-decode-an paket data, mengcodekan dan mengatur koreksi kesalahan, enkripsi and pengaturan koreksi kesalahan, enkripsi dan deskripsi data untuk komunikasi yang aman, penghitungan pola frekuensi tarnsmisi radio yang digunakan, menjaga sinkronisasi radio serta proses-proses detail lain yang berada ditingkat rendah yang berkaitan dengan komunikasi dengan modul Bluetooth lain.

e) Radio

Sistem Radio Bluetooth akan mengkonversi data digital baseband ke dan dari sebuah sinyal analog dengan frekuensi 2,4 GHz seperti telah disebutkan sebelumnya menggunakan teknik modulasi Gaussian Frequency Shift Keying (GFSK).

Dengan karakteristik untuk komunikasi jarak pendek yang stabil dan kecepatan tinggi tersebut, tentunya tak heran jika dimasa mendatang Bluetooth menjadi fitur wajib peralatan-peralatan elektronik yang beredar. Kendala terbesar masih berkisar pada masih cukup tingginya harga chip atau modul Bluetooth.

Teknlogi Terbaru Bluetooth

a) Teknologi Terbaru – Stiker Bluetooth Bisa Melacak Barang Anda

Gambar 3.1 Stiker Bluetooth

Sekelompok desainer gadget Bluetooth telah membuat terobosan baru dengan mebuat stiker Bluetooth – perangkat kaku beukuran cukup kecil – di mana pengguna dapat menempel dompet mereka, sepatu, hewan peliharaan, kerah baju anak-anak Anda dan benda-benda lainnya. Stiker ini dirancang untuk berkomunikasi dengan aplikasi smartphone, yang disebut Stick-N-Find, yang memiliki beberapa pengaturan untuk membantu pengaturan aplikasi Stick-N-Find ini termasuk fitur “radar” yang menunjukkan seberapa jauh benda yang ditempeli stiker dari telepon Anda. Aplikasi ini tidak dapat menentukan arah, sehingga pengguna harus berjalan sedikit, melihat layar telepon untuk melihat apakah mereka mendekat atau menjauhi objek yang hilang yang ingin mereka temukan.

Pengaturan otomatis lain mengingatkan pengguna ketika mereka dekat dengan objek, atau ketika suatu objek berada pada posisi yang jauh. Para desainer menyarankan pengguna menempatkan stiker Stick-N-Find di bagasi mereka selama perjalanan pesawat, sehingga ponsel mereka akan mengingatkan mereka ketika tas mereka muncul di sekitar bagasi.

Stiker bekerja pada sekitar 100 kaki (30 meter) jauhnya. Alat ini menggunakan baterai jam tangan yang bisa bertahan sekitar satu tahun dengan 30 menit penggunaan sehari. Stiker Stick-N-Find hanya bisa berfungsi dengan Apple dan smartphone Android dan tablet yang memiliki Bluetooth 4.0 atau Bluetooth Low Energy, kata para desainer.

b) Bem HL2022F, Bluetooth Mobile Speaker Terbaru Untuk Perangkat Mobile Anda

Salah satu pabrikan aksesoris perangkat mobile asal Amerika Serikat yang bernama Bem Wireless dikabarkan baru saja memperkenalkan Bluetooth Mobile Speaker andalan terbarunya yang sesuai dengan gaya hidup mobile yang menjunjung azas kemudahan dan dan kepraktisan.

Penggunakan teknologi Bluetooth membuat pemasangan secara nirkabel dengan perangkat audio yang ada dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Jangkauan penggunaan melalui Bluetoot ini sekitar 7,62 meter dari tempat sumber.

Anda dapat memasangkan tiga speaker yang ada secara berderetan untuk dapat menghasilkan bunyi atau suara yang lebih optimal.Pengoperasiannya sendiri tergantung berdasarkan kondisi baterei yang terisi penuh atau tidak. Seandainya baterei telah terisi penuh, speaker ini biasanya sanggup memberikan masa pengoperasiannya sekitar 6 jam lamanya.
2.2 InfraMerah (Infrared)

Inframerah/infrared adalah radiasi elektromagnetik dari panjang gelombang lebih panjang dari cahaya tampak, tetapi lebih pendek dari radiasi gelombang radio.Namanya berarti “bawah merah” (dari bahasa Latin infra, “bawah”), merah merupakan warna dari cahaya tampak dengan gelombang terpanjang.

Radiasi inframerah memiliki jangkauan tiga “order” dan memiliki panjang gelombang antara 700 nm dan 1 mm. Inframerah ditemukan secara tidak sengaja oleh Sir William Herschell, astronom kerajaan Inggris ketika ia sedang mengadakan penelitian mencari bahan penyaring optik yang akan digunakan untuk mengurangi kecerahan gambar matahari dalam tata surya teleskop.
Karakteristik
Tidak dapat dilihat oleh manusia
Tidak dapat menembus materi yang tidak tembus pandang
Dapat ditimbulkan oleh komponen yang menghasilkan panas
Panjang gelombang pada inframerah memiliki hubungan yang berlawanan atau berbanding terbalik dengan suhu. Ketika suhu mengalami kenaikan, maka panjang gelombang mengalami penurunan.


Jenis-jenis inframerah berdasarkan panjang gelombang
Inframerah jarak dekat dengan panjang gelombang 0.75 – 1.5 µm
Inframerah jarak menengah dengan panjang gelombang 1.50 – 10 µm
Inframerah jarak jauh dengan panjang gelombang 10 – 100 µm
Kegunaan Inframerah dalam kehidupan
Kesehatan

Inframerah jarak jauh banyak digunakan pada alat-alat kesehatan.Pancaran panas yang berupa pancaran sinar inframerah dari organ-organ tubuh dapat dijadikan sebagai informasi kondisi kesehatan organ tersebut. Hal ini sangat bermanfaat bagi dokter dalam diagnosis kondisi pasien sehingga ia dapat membuat keputusan tindakan yang sesuai dengan kondisi pasientersebut. Selain itu, pancaran panas dalam intensitas tertentu dipercaya dapatdigunakan untuk proses penyembuhan penyakit seperti cacar. Contoh penggunaan inframerah yang menjadi trend saat ini adalah adanya gelang kesehatan Bio Fir.Dengan memanfaatkan inframerah jarak jauh, gelang tersebut dapat berperang dalam pembersihan dalam tubuh dan pembasmian kuman atau bakteri.
Bidang komunikasi

Adanya sistem sensor infra merah.Sistem sensor ini pada dasarnya menggunakan inframerah sebagai media komunikasi yang menghubungkan antara dua perangkat.Penerapan sistem sensor infra ini sangat bermanfaat sebagai pengendali jarak jauh, alarm keamanan, dan otomatisasi pada sistem.Adapun pemancar pada sistem ini terdiri atas sebuah LED (Lightemitting Diode)infra merah yang telah dilengkapi dengan rangkaian yang mampu membangkitkan data untuk dikirimkan melalui sinar inframerah, sedangkan pada bagian penerima biasanya terdapat foto transistor, fotodioda, atau modulasi]] infra merah yang berfungsi untuk menerima sinar inframerah yang dikirimkan oleh pemancar.




Kelebihan inframerah dalam pengiriman data
Pengiriman data dengan infra merah dapat dilakukan kapan saja, karena pengiriman dengan inframerah tidak membutuhkan sinyal.
Pengiriman data dengan infra merah dapat dikatakan mudah karena termasuk alat yang sederhana.
Pengiriman data dari ponsel tidak memakan biaya (gratis)
Kelemahan inframerah dalam pengiriman data
Pada pengiriman data dengan inframerah, kedua lubang infra merah harus berhadapan satu sama lain. Hal ini agak menyulitkan kita dalam mentransfer data karena caranya yang merepotkan.
Inframerah sangat berbahaya bagi mata, sehingga jangan sekalipun sorotan infra merah mengenai mata
Pengiriman data dengan inframerah dapat dikatakan lebih lambat dibandingkan dengan rekannya Bluetooth.


Perbedaan sinar infrared dengan Bluetooth
Infrared menggunakan sinar untuk memancarkan sinyal, seperti tv remote, sedangkan bluetooth menggunakan frekuensi radio (RF) (2,4 GHz) untuk membroadcast sinyal.
Infrared tidak dapat tembus benda yang menghalanginya untuk menjangkau receiver atau butuh pantulan, karena sifatnya cahaya. Namun Bluetooth dapat menembus benda seperti dinding sejauh tidak memiliki skin depth yang tinggi.
Teknologi Terbaru
Virtual Infrared Keyboard

Gambar 3.4 Virtual keyboard

Pengertian keyboard virtual adalah salah satu fitur untuk program komputer atau program itu sendiri yang dapat berperan virtual sebagai kontrol, dengan beberapa tombol atau tuts yang ada pada keyboard biasa. Perlu diketahui bahwa dalam dunia PC dekstop, proram windows XP, keyboard virtual atau yang disebut juga On-Screen Keyboard, bekerja secara virtual bukan hanya sebagai keyboard, melainkan juga sebagai mouse.

Manfaat yang dapat dirasakan pengguna dalam menggunakan keyboard virtual ini sangat banyak.Diantaranya adalah pengguna keyboard virtual ini sangat ideal untuk digunakan di luar angkasa. Sensorakan terbaca via infra merah, sesuai dengan apa yang kita ketik pada keyboard tersebut.


Cat Premium dengan Teknologi Infrared

Gambar 3.5 Cat Premium berteknologi Infrared

Selain teknologi Pigmen Jotun dan pilihan warna yang bermutu tinggi menurutnya memberikan perlindungan UV dua kali lebih besar dibandingkan dengan cat lain sejenisnya di pasaran, cat ini juga memiliki advance photo chemical crosslinking binder yang merupakan salah satu teknologi yang terkandung dalam Jotashield Antifade .

Teknologi ini menurut Eric Mallace, Presiden Direktur PT Jotun Indonesia, membuat debu dan kotoran tidak mudah menempel pada cat dan dengan mudah juga akan tersapu oleh hujan sehingga dinding rumah akan selalu tampak bersih.

Selain itu Jotashield Antifade juga mampu mengurangi suhu rumah karena teknologi pigmen infra merah terkini yang terdapat di dalamnya mampu memantulkan panas matahari.”Dengan begitu suhu rumah di dalam rumah terasa lebih sejuk sehingga menghemat penggunaan listrik terhadap AC,” ujarnya.

Dan ditambahkannya bahwa tidak ada kekhawatiran memilih warna karena semua warna memantulkan panas, bahkan warna-warna gelap sekalipun.
2.3 Satelit
Pengertian satelit

Satelit adalah media transmisi yang fungsi utamanya menerima sinyal dari stasiun bumi dan meneruskannya ke stasiun bumi lain. Satelit yang mengorbit pada ketinggian 36.000 km di atas bumi memiliki angular orbital velocity yang sama dengan orbital velocity bumi. Hal ini menyebabkan posisi satelit akan relatif stasioner terhadap bumi (geostationary), apabila satelit tersebut mengorbit di atas khatulistiwa. Pada prinsipnya, dengan menempatkan tiga buah satelitgeostationary pada posisi yang tepat dapat menjangkau seluruh permukaan bumi.

Contoh internet via satelit :

Gambar 3.6 Internet via satelit
Bagian penting dalam sistem komunikasi satelit yaitu :
Space segment (bagian yang berada di angkasa)
Ground segment (biasa disebut stasiun bumi)
Jenis-jenis orbit :
Orbit Rendah (Low Earth Orbit,LEO) 300-1500 km di atas permukaan bumi
Orbit Menengah (Medium Earth Orbit,MEO) 1500-36000 k
Orbit Geosinkron (Geosynchronous Orbit,GSO) sekitar 36000 km di atas permukaan bumi.
Keuntungan satelit :
Lebih murah dibandingkan dengan menggelar kabel antar benua
Dapat menjangkau permukaan bumi yang luas, termasuk daerah terpencil dengan populasi rendah
Meningkatnya trafik telekomunikasi antar benua membuat sistem satelit
Kekurangannya satelit :
Keterbatasan teknologi untuk penggunaan antena satelit dengan ukuran yang besar
Biaya investasi dan asuransi satelit yang masih mahal
atmospheric losses yang besar untuk frekuensi di atas 30 GHz membatasi penggunaan frequency carrier.

Broadcast link via satelit :

Gambar 3.7 Broadcast via satelit
2.4 Microwave
Pengertian

Sistem transmisi microvave adalah suatu sistem transmisi dengan menggunakan gelombang radio di atas frekuensi 1 GHz. Suatu sistem transmisi microwave dapat berupa sebuah hop dengan jarak maksimum 50 km atau sebuah backbone yang berupa multiple hop, dengan jarak sampai ratusan atau ribuan kilometer. Secara garis besar, tujuan dari sistem komunikasi radio adalah untuk mentransmisikan informasi dari satu tempat ke tempat lain tanpa gangguan. Untuk mendapatkan hasil yang baik,diperlukan suatu kondisi dimana antena pengirim dan penerima dapat saling melihat tanpa ada halangan (Line Of Sight) dalam batas-batas tertentu.

Pada teknik gelombang mikro, suatu hubungan komunikasi disebut Line of Sight (LOS), jika antara antena pengirim dan penerima dapat saling “melihat” tanpa adanya penghalang pada lintasan pada batas-batas tertentu. Parameterparameter dalam popagasi line of sight antara lain: panjang lintasan, faktor k, tinggi tonjolan bumi, daerah Fresnel, tinggi penghalang dan tinggi penghalang tambahan.
Karakteristik Transmisi Microwave:
Bergerak lurus
Dapat difokuskan
Sulit menembus gedung




2.5 WI-FI
Pengertian Wi-Fi

Gambar 3.8 Wi-fi

Wi-Fi adalah sebuah teknologi terkenal yang memanfaatkan peralatan elektronik untuk bertukar data secara nirkabel (menggunakan gelombang radio) melalui sebuah jaringan komputer, termasuk koneksi Internet berkecepatan tinggi.Wi-Fi Alliance mendefinisikan Wi-Fi sebagai “produk jaringan wilayah lokal nirkabel (WLAN) apapun yang didasarkan pada standar Institute of Electrical and Electronics Engineers (IEEE) 802.11”. Meski begitu, karena kebanyakan WLAN zaman sekarang didasarkan pada standar tersebut, istilah “Wi-Fi” dipakai dalam bahasa Inggris umum sebagai sinonim “WLAN”.

Sebuah alat yang dapat memakai Wi-Fi (seperti komputer pribadi, konsol permainan video, telepon pintar, tablet, atau pemutar audio digital) dapat terhubung dengan sumber jaringan seperti Internet melalui sebuah titik akses jaringan nirkabel. Titik akses (atau hotspot) seperti itu mempunyai jangkauan sekitar 20 meter (65 kaki) di dalam ruangan dan lebih luas lagi di luar ruangan. Cakupan hotspot dapat mencakup wilayah seluas kamar dengan dinding yang memblokir gelombang radio atau beberapa mil persegi — ini bisa dilakukan dengan memakai beberapa titik akses yang saling tumpang tindih.

“Wi-Fi” adalah merek dagang Wi-Fi Alliance dan nama merek untuk produk-produk yang memakai keluarga standar IEEE 802.11. Hanya produk-produk Wi-Fi yang menyelesaikan uji coba sertifikasi interoperabilitas Wi-Fi Alliance yang boleh memakai nama dan merek dagang “Wi-Fi CERTIFIED”.

Wi-Fi mempunyai sejarah keamanan yang berubah-ubah.Sistem enkripsi pertamanya, WEP, terbukti mudah ditembus.Protokol berkualitas lebih tinggi lagi, WPA dan WPA2, kemudian ditambahkan. Tetapi, sebuah fitur opsional yang ditambahkan tahun 2007 bernama Wi-Fi Protected Setup (WPS), memiliki celah yang memungkinkan penyerang mendapatkan kata sandi WPA atau WPA2 router dari jarak jauh dalam beberapa jam saja.[2] Sejumlah perusahaan menyarankan untuk mematikan fitur WPS. Wi-Fi Alliance sejak itu memperbarui rencana pengujian dan program sertifikasinya untuk menjamin semua peralatan yang baru disertifikasi kebal dari serangan AP PIN yang keras.
Sejarah Wi-fi (802.11)

Sejarah teknologi 802.11 berawal pada putusan komisi komunikasi federal as tahun 1985 yang merilis pita gsmuntuk pemakaian tanpa lisensi.pada tahun 1991, ncr corporation bersama at&t menemukan pendahulu 802.11 yang ditujukan untuk sistem kasir. produk-produk nirkabel pertama berada di bawah nama wavelan.vic hayes dijuluki “bapak wi-fi”. ia terlibat dalam perancangan standar pertama IEEE.

sejumlah besar paten oleh banyak perusahaan memakai standar 802.11.pada tahun 1992 dan 1996, organisasi australiacsiro mendapatkan paten untuk sebuah metode yang kelak dipakai di wi-fi untuk menghapus gangguan sinyal. pada bulan april 2009, 14 perusahaan teknologi setuju membayar $250 juta kepada csiro karena melanggar paten-paten mereka.ini mendorong wi-fi disebut-sebut sebagai temuan australia,meski hal ini telah menjadi topik sejumlahkontroversi.csiro memenangkan gugatan senilai $220 juta atas pelanggaran paten wi-fi tahun 2012 yang meminta firma-firma global di amerika serikat membayar hak lisensi kepada csiro senilai $1 miliar.tahun 1999, wi-fi alliance dibentuk sebagai sebuah asosiasi dagang untuk memegang merek dagang wi-fi yang digunakan oleh banyak produk.

Istilah wi-fi, pertama dipakai secara komersial pada bulan agustus 1999,dicetuskan oleh sebuah firma konsultasi merek bernama interbrand corporation. wi-fi alliance mempekerjakan interbrand untuk menentukan nama yang “lebih mudah diucapkan daripada ‘ieee 802.11b direct sequence'”.belanger juga mengatakan bahwa interbrand menciptakan wi-fisebagai plesetan dari hi-fi (high fidelity); mereka juga merancang logo wi-fi.

Wi-fi alliance awalnya memakai slogan periklanan untuk wi-fi, “the standard for wireless fidelity”, tetapi kemudian menghapusnya dari pemasaran mereka. meski begitu, sejumlah dokumen dari alliance tahun 2003 dan 2004 masih menggunakan istilah wireless fidelity.belum ada pernyataan resmi mengenai penghapusan istilah ini.
Standarisasi WiFi

WiFi mengacu pada standar jaringan nirkabel 802.11 yang ditetapkan oleh IEEE.Hal ini biasanya setara dengan peningkatan bandwidth potensial dan protokol keamanan dengan standar.Wi-Fi dirancang berdasarkan spesifikasi IEEE 802.11. Sekarang ini ada empat variasi dari 802.11, yaitu: 802.11a, 802.11b, 802.11g, and 802.11n. Spesifikasi b merupakan produk pertama Wi-Fi.Variasi g dan n merupakan salah satu produk yang memiliki penjualan terbanyak pada 2005.

Standarisasi IEEE 802.11 Ini merupakan standard pertama yang dibuat pada tahun 1997.Standard ini mendukung kecepatan hingga beberapa megabits per detiknya.Namun, saat ini standard ini sudah tidak berfungsi dan tidak ada satupun perangkat jaman sekarang yang bisa menggunakan wifi standard ini.

802.11a
Merupakan standar untuk perangkat WLAN 802.11a yang memungkinkan untuk pengiriman data mencapai kecepatan 54 Mbps dan beroperasi pada frekuensi 5 GHz. Standar ini bisa menjangkau jarak maksimum 150 kaki (45,7 m).

802.11b
Standar 802.11b ini beroperasi direntang frekuensi 2,4 GHz dengan data rate maksimum 11 Mbps. Perangkat ini dapat menjangkauan jarak maksimum 300 kaki (91 m).

802.11g
IEEE 802.11g secara teoritis memiliki kecepatan maksimum yang sama dengan 802.11a, yaitu 54 Mbps, namun beroperasi pada frekuensi 2,4 GHz, sama seperti 802.11b. Standar 802.11g memiliki jangkauan maksimum 300 kaki (91 m).

802.11n
802.11n adalah standar nirkabel baru yang memiliki bandwidth mencapai 540 Mbps dan beroperasi baik dalam frekuensi 2,4 GHz ataupun 5 GHz. Jarak maksimum jangkauan bisa mencapai 984 kaki (250 m).




Spesifikasi Wi-Fi


Spesifikasi

Kecepatan

Frekuensi
Band

Cocok
dengan


802.11b

11 Mb/s

~2.4 GHz

B


802.11a

54 Mb/s

~5 GHz

A


802.11g

54 Mb/s

~2.4 GHz

b, g


802.11n

100 Mb/s

~2.4 GHz

b, g, n


Tabel 3.1 Spesifikasi Wi-Fi

Di banyak bagian dunia, frekuensi yang digunakan oleh Wi-Fi, pengguna tidak diperlukan untuk mendapatkan izin dari pengatur lokal (misal, Komisi Komunikasi Federal di A.S.). 802.11a menggunakan frekuensi yang lebih tinggi dan oleh sebab itu daya jangkaunya lebih sempit, lainnya sama.

Versi Wi-Fi yang paling luas dalam pasaran AS sekarang ini (berdasarkan dalam IEEE 802.11b/g) beroperasi pada 2.400 MHz sampai 2.483,50 MHz. Dengan begitu mengijinkan operasi dalam 11 channel (masing-masing 5 MHz), berpusat di frekuensi berikut:
Channel 1 – 2,412 MHz;
Channel 2 – 2,417 MHz;
Channel 3 – 2,422 MHz;
Channel 4 – 2,427 MHz;
Channel 5 – 2,432 MHz;
Channel 6 – 2,437 MHz;
Channel 7 – 2,442 MHz;
Channel 8 – 2,447 MHz;
Channel 9 – 2,452 MHz;
Channel 10 – 2,457 MHz;
Channel 11 – 2,462 MHz

Secara teknis operasional, Wi-Fi merupakan salah satu varian teknologi komunikasi dan informasi yang bekerja pada jaringan dan perangkat WLAN (wireless local area network). Dengan kata lain, Wi-Fi adalah sertifikasi merek dagang yang diberikan pabrikan kepada perangkat telekomunikasi (internet) yang bekerja di jaringan WLAN dan sudah memenuhi kualitas kapasitas interoperasi yang dipersyaratkan.

Teknologi internet berbasis Wi-Fi dibuat dan dikembangkan sekelompok insinyur Amerika Serikat yang bekerja padaInstitute of Electrical and Electronis Engineers (IEEE) berdasarkan standar teknis perangkat bernomor 802.11b, 802.11a dan 802.16. Perangkat Wi-Fi sebenarnya tidak hanya mampu bekerja di jaringan WLAN, tetapi juga di jaringan Wireless Metropolitan Area Network (WMAN).

Karena perangkat dengan standar teknis 802.11b diperuntukkan bagi perangkat WLAN yang digunakan di frekuensi 2,4 GHz atau yang lazim disebut frekuensi ISM (Industrial, Scientific dan Medical). Sedang untuk perangkat yang berstandar teknis 802.11a dan 802.16 diperuntukkan bagi perangkat WMAN atau juga disebut Wi-Max, yang bekerja di sekitar pita frekuensi 5 GHz.

Peningkatan kuantitas pengguna Internet berbasis teknologi Wi-Fi yang semakin menggejala di berbagai belahan dunia, telah mendorong Internet service providers (ISP) membangun hotspot yang di kota-kota besar dunia.



Arsitektur Jaringan Wi-Fi

Gambar 3.9 Arsitektur Dasar Jaringan Wi-Fi

Arsitektur 802.11 LAN mirip arsitektur seluler di mana sistem ini dibagi bagi menjadi beberapa sel. Tiap sel (yang disebut dengan Basic Service Set atau BSS) dikontrol oleh Base Station (yang disebut dengan Access Point atau biasa.

Basic Service Set merupakan suatu konfigurasi wireless LAN dimana terdapat sebuah access point terhubung pada jaringan wired dan station wireless. Basic Service Set terdiri dari hanya satu access point dan satu atau lebih wireless client.

BSS menggunakan jaringan infrastructure.Jaringan infrastructure merupakan suatu bentuk jaringan wireless LAN dimana menggunakan access point dan semua komunikasi wireless harus melewati access point atau tidak ada transmisi langsung client-to-client. Masingmasing wireless client harus menggunakan access point untuk berkomunikasi denganwireless client atau wired host dalam suatu jaringan.

BSS mencakup wilayah sebuah single cell, atau satu area RF, dari sekeliling area access point.Kecepatan data pada daerah wilayah ini tergantung pada teknologi yang digunakan. Jika suatu BSS dibangun pada teknologi 802.11b maka pada wilayah lingkaran konsentris ini mempunyai kecepatan data 1, 2, 5,5 dan 11 Mbps.

Sebuah BSS mempunyai satu SSID.12 disingkat AP). Terdapat 2 jenis BSS, yaitu :
Independent BSS (IBSS), yaitu sistem BSS apabila Wireless Station (WS)tidak dihubungkan menggunakan AP.



Gambar 3.10 Independent BSS



Infrastructure BSS, yaitu sistem BSS apabila terdapat AP yang menghubungkan WS.Independent Basic Service Set dapat disebut juga dengan jaringan Ad-Hoc.Pada IBSS tidak terdapat access point dalam suatu Distribution System atau dapatdikatakan pada jaringan ini station berdiri sendiri-sendiri dimana station-stationberkomunikasi dengan cara peer to peer.Gambar di atasmenggambarkan jaringanIBSS.Jaringan Ad-Hoc atau IBSS ini dapat dibuat secara spontan dan dengancepat.

Komunikasi antar station pada IBSS dengan cara mengirimkan beaconkarena tidak menggunakan access point. Beacon(kependekan dari beaconmanagementframe) adalah frame pendek yang dikirim dari access point kestation (padainfrastruktur mode) atau station-to-station (pada ad hoc mode)dalam rangka untuk mengorganisasi dan mensinkronisasi komunikasi wirelesspada wireless LAN. Untuk transmitting data ke luar sistem IBSS, maka salah satustation pada IBSS tersebut harus diatur sebagai gateway atau router.

Walaupun WLAN dapat berupa sel tunggal, dengan sebuah AP, kebanyakan instalasi WLAN terdiri dari beberapa sel, di mana AP terhubung melalui suatu backbone (disebut dengan Distribution System atau DS).Backbone ini biasanya berupa Ethernet dan dalam beberapa kasus juga dapat berupa wireless. Jaringan WLAN yang telah terinterkoneksi secara utuh, termasuk dengan sel-sel yang berbeda, seluruh AP dan DS dipandang sebagai satu jaringan101 802.11 bagi layerdi atasnya dan jaringan ini disebut dengan Extended Service Set(ESS).
Extended Service Set (ESS): Extended Service Set didefinisikan sebagai sebuah konfigurasi wireless LAN yang terdiri dari dua atau lebih Basic Service Set yang terhubung menjadi satu dalam suatu Distibution System (DS). Konfigurasi Extended Service Set (ESS) terlihat seperti gambar 3.11. Suatu sistem ESS sedikitnya memiliki duaaccess point, hal ini menyebabkan jangkauan area dari sistem wireless tersebut menjadi luas. Pada ESS, juga hampir sama dengan BSS dimana semua pengiriman paket komunikasi harus melalui access point terlebih dahulu. Selain itu karakteristik dari ESS menurut 802.11 standar adalah ESS terdiri dari beberapa cell yang dapat atau tidak terjadinyaroaming dan tidak selalu sama SSID-nya.

Gambar 3.11 Extended Service Set (ESS)
Tipe Jaringan WiFi

Seperti halnya Ethernet-LAN ( jaringan dengan kebel ), jaringan wifi juga dikonfigurasikan ke dalam dua jenis tipe jaringan yaitu dapat dilakukan dengan 2 cara menghubungkan antar PC dengan sistem Wi-Fi yaitu adhoc daninfrastruktur. Kedua cara ini memiliki keuntungan dan kelemahan masing masing sesuai dengan kondisi yang dihadapi saat melakukan pemasangan jaringan wireless sesuai kebutuhan.
Jaringan Peer To Peer Atau Adhoc Wireless LAN



Gambar 3.12 Jaringan Peer to peer

Koneksi ini adalah mode dimana beberapa komputer terhubung secara langsung, atau lebih dikenal dengan istilah Peer-to-Peer. Keuntungannya, lebih murah dan praktis bila yang terkoneksi hanya 2 atau 3 komputer, tanpa harus membeli access point.Computer dapat saling berhubungan berdasarkan nama SSID ( service set identifier ). SSID adalah nama identitas computer yang memiliki komponen nir kabel.

Bila digambarkan mungkin lebih mudah membayangkan sistem direct connection dari satu komputer ke satu komputer lainnya dengan menggunakan twist pair cable tanpa perangkat HUB.Jadi terdapat dua komputer dengan perangkat Wi-Fi dapat langsung berhubungan tanpa alat yang disebut access point mode. Pada sistem adhoc tidak lagi mengenal sistem central (yang biasanya difungsikan pada AccessPoint). Sistem adhoc hanya memerlukan satu buah komputer yang memiliki nama SSID atau sederhananya nama sebuah network pada sebuah card/komputer.

Dapat juga mengunakan MAC address dengan sistem BSSID (Basic Service Set IDentifier – cara ini tidak umum digunakan), untuk mengenal sebuah nama komputer secara langsung. MAC address umumnya sudah diberikan tanda atau nomor khusus tersendiri dari masing-masing card atau perangkat network termasuk network wireless. Sistem adhoc menguntungkan untuk pemakaian sementara misalnya hubungan network antara dua computer walaupun disekitarnya terdapat sebuah alat Access Point yang sedang bekerja. SSID adalah nama sebuah network card atau USB card atau PCI card atau Router Wireless. SSID hanyalah sebuah nama untuk memberikan tanda dimana nama sebuah perangkat berada. BSSID adalah nama lain dari SSID

SSID diberikan oleh pemakai misalnya ’antonetwork’ pada komputer yang sedang digunakan dan komputer lainnya dibuatkan nama ’apanetwork’. Sedangkan BSSID menggunakan basis MAC address. Bila sebuah koneksi wireless ingin saling berhubungan, keduanya harus menggunakan setup adhoc. Bila disekitar ruangan terdapat perangkat Access Point, perlu diingatkan untuk mengubah band frekuensi agar tidak saling adu kuat signal yang memancar didalam suatu ruangan.

Gambar 3.13 Adhoc wireless LAN
Perkembangan Teknologi Wireless
WiFi 802.11g
Approximate max reach (dependent on many factors) 100 Meters
Maximum throughput 54 Mbps
Typical Frequency bands 2.4 GHz
Application Wireless LAN
WiMAX 802.16-2004*
Approximate max reach (dependent on many factors) 8 Km
Maximum throughput 75 Mbps (20 MHz band)
Typical Frequency bands 2-11 GHz
Application Fixed WirelessBroadband
Perkembangan Teknologi 1G

sumber: https://iwankwahyum.wordpress.com

PENGERTIAN DAN SEJARAH PERKEMBANGAN WIRELESS

PENGERTIAN DAN SEJARAH PERKEMBANGAN WIRELESS

Wireless adalah teknologi tanpa kabel, dalam hal ini adalah melakukan telekomunikasi dengan menggunakan gelombang elektromagnetik sebagai media perantara pengganti kabel. Dewasa ini teknologi wireless berkembang sanat pesat sekali, secara kasat mata dapat kita lihat dengan semakin banyaknya penggunaan telepon sellular, disamping itu berkembang juga teknologi wireless yang digunakan untuk akses internet.

Sejarah wireless itu sendiri pertama kali muncul pada akhir tahun 1970-an. IBM mengeluarkan hasil percobaannya dalam merancang WLAN dengan teknologi IR, perusahaan lain seperti Hewlett-Packard (HP) untuk menguji WLAN RF. Kedua perusahaan ini hanya mencapai 100 Kbps data rate. Karena mereka tidak memenuhi standar IEEE 802-1 Mbps LAN yang bukan produk yang dipasarkan. Baru pada tahun 1985, (FCC) menetapkan pita Industrial, Scientific dan Medis (ISM band) yaitu 902-928 MHz, 2.400-2483,5 MHz dan 5725-5850 MHz tidak terlisensi, sehingga pengembangan WLAN komersial memasuki tahapan serius. Kemudian tahun 1990 WLAN dapat dipasarkan dengan produk yang menggunakan teknik spektrum tersebar (SS) pada pita ISM, terlisensi frekuensi 18-19 GHz dan teknologi IR dengan data rate > 1 Mbps.

Pada tahun 1997, sebuah lembaga independen bernama IEEE membuat spesifikasi atau standar WLAN pertama adalah kode 802,11. Peralatan yang sesuai standar 802,11 dapat bekerja pada frekuensi 2,4 GHz, dan kecepatan transfer data (throughput) teoritis maksimal 2Mbps.

Selanjutnya pada bulan Juli 1999, IEEE mengeluarkan spesifikasi baru bernama 802.11b kembali. Teori kecepatan transfer data yang dapat mencapai maksimum adalah 11 Mbps. Kecepatan transfer data yang sebanding dengan Ethernet tradisional (IEEE 802,3 10Mbps atau 10Base-T). Peralatan yang menggunakan standar 802.11b juga bekerja pada frekuensi 2,4 GHz. Salah satu kekurangan peralatan wireless yang bekerja pada frekuensi ini adalah potensi gangguan dengan cordless phone, microwave oven, atau peralatan lain yang menggunakan gelombang radio pada frekuensi yang sama.

Hampir pada waktu yang bersamaan, spesifikasi IEEE 802.11a yang menggunakan teknik berbeda. Frekuensi yang digunakan 5 Ghz, dan mendukung kecepatan transfer data hingga 54Mbps teoritis maksimum. Gelombang radio yang dipancarkan oleh peralatan 802.11a relatif sulit untuk menembus dinding atau penghalang lain. Jarak untuk mencapai gelombang radio yang relatif pendek dibandingkan 802.11b.Secara teknis, 802.11b tidak kompatibel dengan 802.11a.Namun, saat ini cukup banyak pabrik hardware yang membuat peralatan yang mendukung kedua standar itu.

Pada tahun 2002, IEEE membuat spesifikasi baru yang dapat menggabungkan kelebihan 802.11b dan 802.11a. Spesifikasi kode 802.11g yang bekerja pada frekuensi 2,4 GHz dengan teori kecepatan transfer data hingga 54Mbps. Peralatan 802.11g kompatibel dengan 802.11b, sehingga dapat saling komunikasi. Misal, sebuah komputer yang menggunakan jaringan kartu 802.11g dapat memanfaatkan akses point 802.11b, dan sebaliknya.

Yang terakhir tahun 2006, teknologi 802.11n dikembangkan dengan menggabungkan 802.11b dan 802.11g.Teknologi yang dibawa dikenal dengan sebuah istilah MIMO (Multiple Input Multiple Output) merupakan teknologi terbaru Wi-Fi.MIMO dibuat berdasarkan spesifikasi Pre-802.11n.The “Pre-” menyatakan “Prestandard versi 802.11n.”MIMO menawarkan peningkatan throughput, keunggulan reabilitas, dan meningkatkan jumlah klien Anda tersambung.Tembus MIMO kekuasaan penghalang lebih baik dari lingkup yang lebih luas.Access Point MIMO dapat menjangkau berbagai perlatan Wi-Fi di setiap sudut kamar yang sudah ada. Secara teknis MIMO lebih unggul dibandingkan pendahulunya 802.11a/b/g. Access Point MIMO dapat mengenali gelombang radio yang dipancarkan adapter Wi-Fi 802.11a/b/g. MIMO mendukung kompatibilitas mundur dengan 802,11a/b/g. Peralatan Wi-Fi MIMO dapat menghasilkan kecepatan transfer data 108Mbps.

– Kelebihan Wireless

Wireless LAN menawarkan beberapa kelebihan seperti produktivitas, kenyamanan, dan keuntungan dari segi biaya bila dibandingkan dengan jaringan kabel tradisional.

a) Mobility

Sistem wireless LAN bisa menyediakan user dengan informasi access yang real-time, dimana saja dalam suatu organisasi. Mobilitas semacam ini sangat mendukung produktivitas dan peningkatan kualitas pelayanan apabila dibandingkan dengan jaringan kabel

b) Installation Speed and Simplicity

Instalasi sistem wireless LAN bisa cepat dan sangat mudah dan bisa mengeliminasi kebutuhan penarikan kabel yang melalui atap atau pun tembok.

c) Installation Flexibility

Teknologi wireless memungkinkan suatu jaringan untuk bisa mencapai tempat-tempat yang tidak dapat dicapai dengan jaringan kabel.

d) Reduced Cost-of-Ownership

Meskipun investasi awal yang dibutuhkan oleh wireless LAN untuk membeli perangkat hardware bisa lebih tinggi daripada biaya yang dibutuhkan oleh perangkat wired LAN hardware, namun bila diperhitungkan secara keseluruhan, instalasi dan life-cycle costnya, maka secara signifikan lebih murah. Dan bila digunakan dalam lingkungan kerja yang dinamis yang sangat membutuhkan seringnya pergerakan dan perubahan yang sering maka keuntungan jangka panjangnya pada suatu wireess LAN akan jauh lebih besar bila dibandingkan dengan wired LAN.

e) Scalability

Sistem wireless LAN bisa dikonfigurasikan dalam berbagai macam topologi untuk memenuhi kebutuhan pengguna yang beragam.Konfigurasi dapat dengan mudah diubah Mulai dari jaringan peer-to-peer yang sesuai untuk jumlah pengguna yang kecil sampai ke full infrastructure network yang mampu melayani ribuan user dan memungkinkan roaming dalam area yang luas.

– Kekurangan Memakai Wireless

a) Biaya peralatan cukup mahal

b) Delay cukup besar ,masalah propagansi radio (terhalang terpantul dan banyak sember intrepensi)kelemahan-kelemahan ini bisa diataso dengan tekhnik modulasi, antena diversitytekhnik spread spectrum.

c) Kapasitas jaringan mempunyai keterbatasanspetrum pita frekuensi tidak dapat diperlebar.

d) Kerahasian dan keamanan data kurang baik .

Tekhnologi wireless hadir dengan fleksibel mendukung mobilitas , tekhnik frequency reuse. seluler& hand over penabah jumlah penggunapun dapat dilakukan dengan cepat dan mudah dan mengurangi pemakaian kabel.

sumber: https://iwankwahyum.wordpress.com

Thursday, July 9, 2015

Konfigurasi Server mail di DEBIAN 7

konfigurasi server mail


Mail Server atau yang sering disebut juga E-Mail server, digunakan untuk mengirim surat melalui Internet. Dengan begitu, dapat mempermudah dalam penggunanya, karena lebih cepat dan efisien. Untuk membuat Mail Server,harus terdapat SMTP dan POP3 server, yang digunakan untuk mengirim dan menerima E-Mail.Proses pengiriman eMail bisa terjadi karena adanya SMTP Server (Simple Mail Transfer Protocol). Setelah dikirim,eMail tersebut akan ditampung sementara di POP3 Server (Post Office Protocol ver. 3). Dan ketika user yangmempunyai eMail account tersebut online, mail client akan secara otomatis melakukan sinkronisasi dari POP3 Server.

Berikut ini langkah- langkah Instal,konfigurasi dan pengujian mail server

Terlebih dahulu install aplikasi postfix (mail server), courier-imap (smtp ), dan courier-pop (pop3).

# apt-get install postfix courier-imap courier-pop

Kemudian ketik y untuk melanjutkan
Setelah itu tekan enter



Kemudian akan muncul menu PopUp, dan sesuaikan dengan konfigurasi di bawah ini;

a. General Type of Mail Configuration : Internet Site kemudian tekan enter atau pilih ok




b. System Mail Name : bahrul.id

kemudian tekan enter atau pilih ok


kemudian pilih NO setelah itu tekan enter




Mail direktori ini berfungsi untuk direktori INBOX, pada setiap user yang terdaftar. Pesan yang masuk nantinya akan disimpan sementara dalam direktori tersebut. Agar direktori ini otomatis dibuat pada direktori home setiap user,maka kita harus membuatnya pada direktori /etc/skel/ berikut. # maildirmake /etc/skel/Maildir


Tambahkan dua user eMail, untuk pengujian pada Mail Server nantinya. Pada bagian ini, kita harus terlebih dulu membuat direktori Maildir seperti diatas. Agar setiap user mendapat Maildir secara otomatis.
Perintah untuk menambah user ialah # adduser nama user


Setelah itu melakukan konfigurasi Postfix.Konfigurasi utama aplikasi Postfix terletak pada file main.cf. Tidak semua baris script yang ada di dalamnya akan kita konfigurasi. Hanya tambahkan satu baris script berikut pada file tersebut, agar direktori mailbox dikenali.
# nano /etc/postfix/main.cf
home_mailbox = Maildir/ #tambahkan di baris paling bawah


disni saya menggunakan cara cepat,untuk cara cepatnya, anda bisa menggunakan perintah echo seperti berikut. # echo “home_mailbox = Maildir/” >> /etc/postfix/main.cf

selanjutnya, tinggal tambahkan sedikit konfigurasi pada postfix melalui dpkg. Ikuti langkahnya seperti dibawah ini. Dengan perintah # dpkg-reconfigure postfix


Pilih OK kemudian tekan enter


Penerima surel root dan postmaster di kosongi kemudia tekan enter


Selanjutnya isikan seperti gambar berikut dan sesuaikan dengan nama domain pada server


pada tampilan paksa sinkronisasi pembaruan pasa anteran surel pilih tidak


Selanjutnya isi 0.0.0.0/0 pada baris belakang seperti pada gambar berikut:


pada tampilan gunakan procmail untuk pengiriman lokal pilih tidak


Biarkan tetap angka ‘0” pada batasan ukuran mailbox (bytes):


Biarkan tetap tanda “+” pada karakter ekstensi alat lokal:


Pilih [ipv4], lalu [OK]


Kemudian restart postfix dengan perintah
# service postfix restart


Restart juga cuourier-imap dengan perintah
#service courier –imap restart


Pada protocol SMTP ini, kita akan melakukan pengiriman eMail ke user ulum. Gunakan syntax dibawah ini untuk mengirim eMail.
Ketik perintah nya ialah
# telnet mail.bahrul.id 25


User ulum akan memeriksa pada POP3 Server, apakah ada pesan yang masuk ke INBOX miliknya.dengan perintah dan isi menurut petunjuknya

# telnet mail.bahrul.id 110



Wednesday, July 1, 2015

konfigurasi SERVER FTP di DEBIAN 7 pada Virtual box

A. Konfigurasi Server FTP
File Transfer Protocol (FTP) adalah protocol yang digunakan untuk transfer file atau data
melalui media jaringan. FTP termasuk dalam protocol lama yang sampai saat ini masih
digunakan. Dalam keadaan default, ftp berjalan pada port 21 dan bekerja pada protocol
TCP/IP.

Dalam FTP Server, kita bisa menggunakan dua cara;
a. User Authentication LogIn (Password Protected)
b.  Anonymous LogIn (Guest OK)
Tetapi saya akan menjelaskan dengan menggunakan User Authentication LogIn (Password Protected).

Berikut ini langkah- langkah Instalasi, Konfigurasi dan

Pengujian FTP server:

1. Install paket ftp di debian dengan mengetikan perintah berikut. (cd paket Debian harus
dimount dahulu).

apt-get install proftpd

2. Kemudian ketik y untuk melanjutkan

3. Kemudian saat instalasi berjalan, anda diminta untuk menjalankan services proftpd sebagai
services  dari instd atau standalone. Pilihan “from inetd” digunakan jika traffic jaringan tidak
terlalu tinggi. Sedangkan pilihan standalone digunakan untuk keadaan jaringan yang tinggi.

4. Bila sudah tekan enter. Tunggu sampai proses instalasi selesai.Sekarang masuklah kita ke
konfigurasi ftp server. Edit pengaturan ftp dengan perintah berikut ini.

nano /etc/proftpd/proftpd.conf
5. Edit script sehingga seperti pada gambar  berikut ini:

SEBELUM 
 SESUDAH


6. Selanjutnya, buat folder untuk meletakan semua file dan data pada ftp server.
mkdir share setelah itu masuk ke folder share dan  kemudian membuat file lagi

7. Edit dan tambahkan script berikut di baris paling bawah dari file proftpd.conf.

# nano /etc/proftpd/proftpd.conf
#. . .
<Anonymous /home/bahrul/share/> #direktori untuk ftp server
User  ftp  #user untuk ftp server
</Anonymous>




8. Setelah itu restart ftp server dengan mengetik perintah
# Service proftpd restart
Kemudian langkah selanjutnya ialah pengujian ftp via localhost


9. dan melakukan pengujian via windows dengan mengetikan ftp://bahrul.id di browser.Setelah
itu masukkan username dan password anda.


Thursday, January 8, 2015

Internet Standar

Internet Standar


Dalam teknik jaringan komputer, Standar Internet (disingkat "STD") adalah spesifikasi normatif teknologiatau metodologi yang berlaku ke Internet. Standar Internet diciptakan dan diterbitkan oleh Internet Engineering Task Force (IETF).

Ikhtisar

Standar Internet Permintaan khusus untuk Komentar (RFC) atau set RFC. RFC yang menjadi standaratau bagian dari Standar dimulai sebagai Draft Internet, dan kemudian (biasanya setelah beberapa revisi)diterima dan diterbitkan oleh RFC Editor sebagai RFC dan diberi label Standar Usulan. Kemudian, RFCdapat diberi label Internet Standard. Secara kolektif, tahap ini dikenal sebagai Jalur Standar, dandidefinisikan dalam RFC 2026 dan RFC 6410. Label Historic diterapkan untuk ditinggalkan dokumenStandar Track RFC atau usang yang diterbitkan sebelum Jalur Standar didirikan.

Hanya IETF, diwakili oleh Internet Engineering Steering Group (IESG), dapat menyetujui Standar TrackRFC. Daftar definitif Standar Internet dijaga dalam Standar Internet dokumen STD 1: Internet Protocol Resmi Standar.

Proses Standardisasi

Menjadi standar adalah proses dua langkah dalam IETF disebut Usulan Standar dan Standar Internet. JikaRFC adalah bagian dari proposal yang ada di Standard Track, maka pada tahap pertama, standar diusulkandan kemudian organisasi memutuskan apakah akan menerapkan Standar Usulan ini. Setelah kriteria dalam RFC 6410 terpenuhi (dua implementasi terpisah, digunakan secara luas, tidak ada ralat dll), RFCdapat maju ke Internet Standard.

Standar Internet Proses didefinisikan dalam beberapa "Best Practice Current" dokumen, terutama BCP 9(saat ini RFC 2026 dan RFC 6410). Ada tiga sebelumnya tingkat kematangan standar Usulan Standar,Draft Standar dan Standar. RFC 6410 mengurangi ini untuk dua tingkat kematangan.

Usulan Standar

Sebuah Usulan Standar (PS) umumnya stabil, telah memutuskan pilihan desain dikenal, diyakinidipahami, telah menerima ulasan masyarakat yang signifikan, dan muncul untuk menikmati minat masyarakat cukup untuk dianggap berharga. Namun, pengalaman lebih mungkin mengakibatkanperubahan atau bahkan pencabutan spesifikasi sebelum kemajuan. Biasanya, baik pelaksanaan maupunpengalaman operasional diperlukan.

Draft Standar

Pada bulan Oktober 2011 RFC 6410 pada dasarnya menggabungkan Internet tingkat kematanganStandard ketiga untuk Standar Internet masa depan ini kedua dan. Ada Standar Draft tuamempertahankan klasifikasi itu. The IESG dapat mereklasifikasi sebuah Draft Standar tua Usulan Standarsetelah dua tahun (Oktober 2013).

Internet Standard

Standar Internet ditandai dengan tingkat tinggi kematangan teknis dan oleh keyakinan umum bahwaprotokol atau layanan tertentu memberikan manfaat yang signifikan kepada komunitas internet.Umumnya Standar Internet menutupi interoperabilitas sistem di internet melalui mendefinisikan protokol,format pesan, skema, dan bahasa. Yang paling mendasar dari Standar Internet adalah orang-orangmendefinisikan Internet Protocol.

Standar Internet memastikan bahwa perangkat keras dan perangkat lunak yang dihasilkan oleh vendor yang berbeda dapat bekerja sama. Memiliki standar membuat lebih mudah untuk mengembangkan perangkat lunak dan perangkat keras yang menghubungkan jaringan yang berbeda karena perangkat lunak dan perangkat keras dapat dikembangkan satu lapisan pada suatu waktu. Biasanya, standar yang digunakan dalam komunikasi data disebut protokol.

Semua Standar Internet diberi nomor dalam seri STD - Dokumen pertama dalam seri ini, STD 1,menggambarkan dokumen yang tersisa dalam seri, dan memiliki daftar Standar Usulan.

Setiap RFC statis; jika dokumen diubah, hal ini disampaikan lagi dan diberi nomor RFC baru. Jika RFCmenjadi standar Internet (STD), itu diberikan sebuah nomor STD tapi tetap nomor RFC-nya. KetikaStandar Internet diperbarui, nomornya tetap sama dan itu hanya mengacu pada RFC yang berbeda atau set RFC. A diberikan Internet Standard, STD n, mungkin RFC x dan y pada waktu tertentu, tetapi kemudian standar yang sama dapat diperbarui menjadi RFC z sebagai gantinya. Sebagai contoh, pada2007 RFC 3700 adalah Internet Standard-STD-1 dan pada bulan Mei 2008 itu diganti dengan RFC 5000,RFC 3700 sehingga berubah status bersejarah, dan sekarang STD 1 adalah RFC

Standar Organisasi

Standar Organisasi

Organisasi Standar Teknologi Komunikasi dan Data Internasional

Berikut ini berbagai Badan atau Organisasi yang menangani standarisasi Teknologi Komunikasi Data International.

Badan Standard Eropa

ETSI: European Telecommunications Standards Institute > Suatu badan independent yang menetapkan standard untuk komunitas Eropa, Contoh : standard GSM
CEN/CENELEC: European Committee for Electrotechnical Standardization/European Committee for Standardization > Badan standardisasi teknologi informasi
CEPT: Conférence Européenne des Administrations des Postes et des Telecommunications > Sebelum ada ETSI, melakukan pekerjaan yang dilakukan ETSI
Badan Standard Amerika

IEEE : Institute of Electrical and Electronics Engineers > Asosiasi engineer elektro internasional, Contoh standard : LAN
EIA: Electronic Industries Association > Organisasi pabrik perangkat elektronika Amerika, Contoh standar: RS232
FCC: Federal Communications Commission > Badan regulasi pemerintah Amerika
TIA: Telecommunications Industry Association > Bertugas mengadaptasi standard dunia ke dalam lingkungan Amerika
Organisasi Global

1. ITU : International Telecommunication Union > Badan khusus PBB yang bertanggung jawab di dalam bidang telekomunikasi

Dibagi ke dalam dua badan standard:
> ITU-T (huruf T berasal dari kata telekomunikasi)
Berasal dari CCITT (Comité Consultatif International de Télégraphique et Téléphonique, atau International Telegraph and Telephone Consultative Committee)
Mempublikasikan rekomendasi untuk jaringan telekomunikasi publik
> ITU-R (huruf R berasal dari kata radio)
Berasal dari CCIR (Comité Consultatif International des Radiocommunications atau International Radio Consultative Committee)
Mempublikasikan rekomendasi yang berhubungan dengan aspek-aspek radio seperti penggunaan frekunsi di seleuruh dunia

2. ISO/IEC : The International Standards Organization/International Electrotechnical Commission
Organisasi standard bidang teknologi informasi
> ISO berperan dalam standard dan protokol komunikasi data
> IEC berperan di dalam standard yang meliputi aspek electromechanical (seperti konektor), lingkungan dan keselamatan

3. IETF: Internet Engineering Task Force > Bertanggung jawab terhadap arsitektur Internet dan Mengatu standardisasi protokol TCP/IP untuk Internet

Tiga teknologi yang yang diperlukan untuk berkomunikasi melalui jaringan telekomunikasi:

1. Transmisi

Transmisi adalah proses membawa informasi antar end points di dalam sistem atau jaringan
Sistem transmisi yang sekarang menggunakan empat buah medium transmisi berikut : Kabel tembaga, Kabel serat optik, atau Gelombang radio
Cahaya pada ruang bebas (misalnya infra merah)
Dalam suatu jaringan telekomunikasi, sistem transmisi digunakan untuk saling menghubungkan sentral (router)
Keseluruhan sistem transmisi ini disebut jaringan transmisi atau jaringan transport (transport network)

2. Switching

Suatu teknologi yang digunakan pada switch untuk menghubungkan (men-switch) panggilan (pada jaringan telepon) atau
Mengarahkan/memforward paket dari suatu link ke link yang lain

3. Signaling

Signaling adalah mekanisme yang memungkinkan entitas yang berada di dalam jaringan (misalnya perangkat di pelanggan, switch dsb.)
Untuk membentuk, mempertahankan, dan memutuskan suatu sesi di dalam jaringan
Proses signaling dilaksanakan menggunakan suatu sinyal atau pesan tertentu
Contoh: ketika kita mengangkat handset telepon untuk melakukan panggilan akan terdengar nada panggil (dial tone)

Dial tone mengindikasikan bahwa sentral telepon siap menerima informasi nomor yang dituju

keragaman komunikasi

Rangkuman Komunikasi Data, Audio, Video, Audio-Video/Audio-Visual

KOMUNIKASI AUDIO
Komunikasi audio adalah suatu alat komunikasi yg dapat ditangkap melalui alat pendengaran. Contoh : telepon, audio, dan tape recorder.
Keuntungan menggunakan fasilitas komunikasi audio adalah kita bisa berkomunikasi dengan seseorang dizona yg berbeda atau ditempat yg berbeda, tanpa harus berada dizona atau tempat yg bersamaan.









KOMUNIKASI VIDEO

Komunikasi video adalah suatu alat komunikasi yg dapat ditangkap melalui visual atau penglihatan ,komunikasi memungkinkan semua orang untuk bertemu pada saat yang sama tidak peduli zona waktu, komunikasi video memungkinkan anda untuk melakukan sesuatu tanpa harus bertemu dengan si received atau si penerima, anda bisa mengirim dan menyampaikan sebuah informasi kepada siapa pun dengan cepat , contoh : seperti televisi/TV ,misalkan ada sebuah acara berita atau NEWS, yang menyampaikan hasil informasi yang mereka dapatkan ,dan dapat di beri taukan kepada siapapun secara visual atau video, dengan menggunakan media komunikasi video.






Manfaat Komunikasi Video
Manfaat dari komunikasi video dapat ditemukan dalam industri yang berbeda , seperti militer , pendidikan , kesehatan ( telemedicine ) , administrasi , masyarakat , pendidikan profesional , perpustakaan dan materi pelajaran tertentu .
Dengan berkembangnya zaman, sekarang media komunikasi video bisa juga kita gunakan dengan koneksi internet yang tersedia saat ini, misalakan kita ingin chatting dengan menggunakan video call, kita bisa menggunakan fasilitas video call yang tersedia banyak di internet, misalnya Skype, dengan menggunakan ini anda bisa melakukan dan menghubungi siapapun untuk berkomunikasi dengan anda dengan menggunakan media komunikasi video.

KOMUNIKASI VIDEO AUDIO
Media berarti wadah atau sarana. Dalam bidang komunikasi , istilah media yang sering kita sebut sebenarnya adalah penyebutan singkat dari media komunikasi. Media komunikasi sangat berperan dalam mempengaruhi perubahan masyarakat. Televisi dan radio adalah contoh media yang paling sukses menjadi pendorong perubahan. Audio-visual juga dapat menjadi media komunikasi. Penyebutan audio-visual sebenarnya mengacu pada indra yang menjadi sasaran dari media tersebut. Media audio-visual mengandalkan pendengaran dan penglihatan dari khalayak sasaran (penonton). Produk audio-visual dapat menjadimedia dokumentasi dan dapat juga menjadi media komunikasi. Sebagaimedia dokumentasi tujuan yang lebih utama adalah mendapatkan fakta dari suatu peristiwa. Sedangkan sebagai media komunikasi, sebuah produk audio-visual melibatkan lebih banyak elemen media dan lebih membutuhkan perencanaan agar dapat mengkomunikasikan sesuatu. Film cerita, iklan, mediapembelajaran adalah contoh media audio-visual yang lebih menonjolkan fungsikomunikasi. media dokumentasi sering menjadi salah satu elemen dari media komunikasi. Karena melibatkan banyak elemen media, maka produk audio-visual yang diperuntukkan sebagai media komunikasi kini sering disebut sebagai multimedia.
Komunikasi audio video atau Komunikasi audio-visual adalah suatu alat komunikasi yg dapat ditangkap melalui pendengaran dan penglihatan( Visual ).












KOMUNIKASI DATA
Komunikasi data adalah proses pengiriman informasi diantara dua titik menggunakan kode biner melewati saluran transmisi dan peralatan switching dapat terjadi antara komputer dengan komputer, komputer dengan terminal atau komputer dengan peralatan. Komunikasi data merupakan gabungan dari teknik telekomunikasi dengan teknik pengolahan data.


Secara umum ada dua jenis komunikasi data, yaitu:

1  Melalui Infrastruktur Terestrial
Menggunakan media kabel dan nirkabel sebagai aksesnya. Membutuhkan biaya yang tinggi untuk membangun infrastruktur jenis ini. Beberapa layanan yang termasuk teresterial antara lain: Sambungan Data Langsung (SDL), Frame Relay, VPN MultiService dan Sambungan Komunikasi Data Paket (SKDP).
2  Melalui Satelit
Menggunakan satelit sebagai aksesnya. Biasanya wilayah yang dicakup akses satelit lebih luas dan mampu menjangkau lokasi yang tidak memungkinkan dibangunnya infrastruktur terestrial namun membutuhkan waktu yang lama untuk berlangsungnya proses komunikasi. Kelemahan lain dari komunikasi via satelit adalah adanya gangguan yang disebabkan oleh radiasi gelombang matahari (Sun Outage) dan yang paling parah terjadi setiap 11 tahun sekali.





MODEL KOMUNIKASI
Komunikasi data berkaitan dengan pertukaran data diantara dua perangkat yang terhubuang secara langsung yang memungkinkan adanya pertukaran data antar kedua pihak.



ü Source (sumber) : Alat ini membangkitkan data sehingga dapat ditransmisikan, contoh telepon, personal Computer (PC.
ü Transmitter (pengirim): Biasanya data yang dibangkitkan dari sister sumber tidak ditransmisikansecara langsung dalam bentuk aslinya. Sebuah transmitter cukup memindah dan menandai informasi dengan cara yang sama seperti sinyal-sinyal elektromagnetik yang dapat ditransmisikan melewati beberapa sistem transmisi berurutan.
ü Sistem transmisi : Berupa jalur transmisi tunggal (single transmission)atau jarinagn komplek(complex network)yang menghubungkan antara sumber dengan tujuan (destination.
Tujuan (destination) : menangkap data yang dihasilkan oleh receiver.

ELEMEN KOMUNIKASI
Elemen-elemen dalam komunikasi antara lain: Sumber, Komunikator, Pesan, Media, Komunikan, Umpan balik dan Efek.

Sumber
 Dasar yang digunakan dalam penyampaian pesan dan digunakan dalam rangka memperkuat pesan itu sendiri. Sumber komunikasi dapat berupa orang, buku, dokumen, lembaga atau sejenisnya (A.W. Widjaja, 2000:30)
 Sumber sesuatu yang pasif yang diaktifkan keberadaanya oleh komunikator
Komunikator
 Orang atau kelompok yang menyampaikan pesan atau stimulus kepada orang atau pihak lain (komunikan)
 Yang perlu diperhatikan menjadi komunikator yang baik :
1. Penampilan
Penampilan yang baik, sopan dan menarik sangat berpengaruh dalam proses komunikasi. Sebagai seorang perawat, penampilan yang bersih, rapi, sopan dan menarik sangat perlu dalam menjalankan perannya dalam memberikan asuhan keperawatan kepada klien.
2. Penguasaan masalah
Sebelum melakukan komunikasi, seorang komunikator hendaknya faham dan dan yakin bahwa yang disampaikan merupakan permasalahan yang penting. Penguasaan masalah sangat penting agar timbul rasa kepercayaan dan mengakibatkan terjadi feedback.
3. Penguasaan bahasa
Penguasaan bahasa yang kurang baik dapat menyebabkan salah persepsi.

Pesan (message)
 Keseluruhan dari apa yang disampaikan oleh komunikator
 Materi/ isi pesan dapat bersifat informative (informasi), persuasive (menyakinkan), koersif (perintah)
 Hambatan : bahasa dan teknis
 Pesan yang disampaikan harus tepat dan mengenai sasaran, dengan memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1. Pesan harus direncenakan dengan baik sesuai kebutuhan
2. Penyampaian pesan dengan menggunakan bahasa yang baik dan mudah dimengerti oleh kedua belah pihak
3. Pesan harus menarik minat dan kebutuhan pribadi penerima serta menimbulkan kepuasan

Channel
 Saluran atau sarana untuk penyampaian pesan atau biasa disebut juga media
 Media komunikasi dapat dikategorikan menjadi tiga bagian, yaitu:
1. Media umum : media yang digunakan oleh semua pihak pada umumnya dapat berbentuk elektronik maupun non-elektronik (telepon, HP, surat, dsb)
2. Media Massa : media yang digunakan oleh komunikasi massa (secara missal) (radio, film, televisi, dsb)
3. Media Khusus : media yang hanya dapat dipergunajan oleh dan untuk orang-orang tertentu yang mempunyai keahlian dan kewenangan tertentu (kode atau sandi)

Komunikan
 Penerima pesan. Dapat digolongkan dlm tiga jenis: personal, kelompok dan massa
 Syarat yang harus dimiliki komunikan:
1. Keterampilan menangkap dan meneruskan pesan
2. Pengetahuan yang cukup
3. Siap menerima dan memberi pesan

Feed Back
 Respon komunikan terhadap pesan yang diterima baik secara verbal maupun non verbal.
 Adanya feedback membantu komunikator dalam menilai apakah pesan disampaikan kepada komunikan dapat dimengerti atau tidak.

Effect
 Hasil akhir dari suatu komunikasi, yakni sikap dan tingkah laku seseorang sesuai atau tidak dengan yang kita inginkan.
 Efek merupakan tolak ukur keberhasilan komunikasi.


Proses Komunikasi





Komunikasi terjadi bila ada sumber informasi yang merupakan bahan atau materi yang akan disampaikan oleh komunikator. Sebelum informasi disampaikan komunikator perlu melakukan penyandian (encoding) untuk mengubah ide dalam otak ke dalam suatu sandi yang dapat difahami. Setelah pesan disandikan kemudian komunikator menyampaikan pesan kepada komunikan melalui saluran atau media. Ketepatan komunikasi dalam menerima pesan sangat dipengaruhi oleh kemampuan komunikan dalam melakukan penafsiran (decoding). Komunikasi berlangsung efektif bila terjadi feedback antara komunikan dan komunikator sebelum terjadinya perubahan efek/ respon sebagai dampak dari komunikasi.

Prinsip Komunikasi
 KOMUNIKASI ADALAH SUATU PROSES: suatu seri kegiatan yang terus menerus, yang tidak mempunyai permulaan atau akhir dan selalu berubah-ubah serta berdampak pada terjadinya perubahan.
 KOMUNIKASI ADALAH SUATU SISTEM: masing-masing elemen dalam komunikasi sangat terkait dan mempengaruhi proses komunikasi yang efeketif.
 KOMUNIKASI ADALAH INTERAKSI DAN TRANSAKSI: interaksi dalam komunikasi adalah saling bertukar fikiran. Sedangkan transaksi saling memberikan tanggapan.
 Komunikasi dapat terjadi secara sengaja atau tidak sengaja:
disengaja = pesan yang akan disampaikan disiapkan terlebih dahulu

MODEL KOMUNIKASI DATA
Komunikasi berasal dari bahasa Inggris ‘Communication’, secara etimologis berasal dari bahasa Latin ‘Commicatus’, dan perkataan ini bersumber dari kata ‘Communis’ yang memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi miliki bersama’. Komunikasi berarti suatu proses membangun saling pengertian dengan menciptakan dan menggunakan informasi agar tehubung satu sama lain.
Data berasal dari kata ‘datum’ yang berarti materi atau kumpulan fakta yang dipakai untuk keperluan suatu analisa. Data merupakan sesuatu yang masih belum mempunyai arti bagi penerimanya dan memerlukan suatu pengolahan untuk menjadi informasi (informasi adalah sesuatu yang bisa dimengerti manusia dan bernilai pengetahuan). Data bisa berwujud suatu kedaan, gambar, huruf, angka, bahasa, simbol matematika dan simbol lainnya yang bisa digunakan sebagai bahan untuk melihat lingkungan, obyek, kejadian ataupun suatu konsep.
Model Komunikasi Data
Ada 3 macam model komunikasi data dilihat berdasarkan tipe channel transmisi, yakni tipe transmisi satu arah (Simplex atau one way transmission), transmisi dua arah bergantian (Half Duplexatau either way transmission), atau transmisi dua arah serentak (Full Duplex atau both way transmission).

· Simplex atau One Way Transmission

Tipe channel transmisi ini hanya dapat membawa informasi data dalam bentuk satu arah saja, tidak bolak-balik. Misalnya siaran radio atau televisi, yaitu signal yang dikirimkan dari stasiun pemancar hanya dapat diterima oleh pesawat penangkap siaran, tetapi pesawat penangkap siaran tidak dapat mengirimkan infomasi balik ke stasiun pemancar. Pengiriman data dari satu komputer ke komputer lain yang searah (komputer yang satu mengirim kekomputer lainnya sebagai penerima) merupakan contoh dari one way transmission.

· Half Duplex atau Either Way Transmission

Half Duplex atau Either Way Transmission biasa disingkat HDX, dalam tipe channel transmisi ini informasi data dapat dikirim dan diterima namun tidak secara serentak (bergantian). Artinya bila satu mengirimkan maka yang lainnya menerima dan sebaliknya. Radio CB Walkie-talkie merupakan contoh dari two-way transmission, dengan radio CB Walkie-talkie kita dapat berbicara atau mendengarkan namun secara bergantian.







· Full Duplex atau Both Way Transmission.



Full Duplex atau Both Way Transmission biasa disingkat FDX merupakan channel transmisi dimana informasi data dapat mengalir dalam dua arah serentak atau dapat mengirim dan menerima data dalam waktu yang bersamaan. Komunikasi lewat telepon merupakan contoh dari tipe channeltransmisi ini. Dengan telepon kita bisa berbicara sekaligus mendengarkan apa yang sedang diucapkan oleh lawan bicara




TRANSMISI DATA


Transmisi data merupakan proses pengiriman data dari sumber data ke penerima data melaluimedia pengiriman tertentu. Misalnya dari perangkat input ke pemroses, pemroses ke storage,pemroses ke media output, atau bahkan dari suatu sistem komputer ke sistem komputer lainnya.Dua faktor yang mempengaruhi keberhasilan dari suatu transmisi data : kualitas sinyal yang ditransmisi dan karakteristik media transmisi.
Model komunikasi data berdasarkan jalur transmisinya terdiri dari unicast, multicast, dan broadcast.


1. Unicast
Unicast merupakan kontak data informasi pada suatu alat dengan alat yang lain, sedangkan ketika kontak tersebut terjadi, alat tersebut tidak dapat melakukan kontak dengan alat lainnya diluar kontak yang terjadi. Contoh apabila dua telepon saling terhubung, telepon yang lain tidak dapat menghubungi salah satu dari kedua telepon yang sedang terhubung itu.


2. Multicast
Berbeda dengan Unicast, dalam multicast ketika proses kontak terjadi, masing-masing alat tetap dapat terhubung dengan alat lainnya. Contohnya adalah server yang digunakan untuk mengakses Internet. Server mampu melayani beberapa komputer yang terhubung dengan media transmisi, dan dalam proses ini masing-masing komputer mampu melakukan proses balik dengan server tersebut.


3. Broadcast
Dalam proses ini alat yang menerima data informasi tidak dapat memberikan respon balik terhadap alat pengirim data informasi. Akan tetapi pengirim dapat mengirim kelebih dari satu alat sekaligus. Contohnya pemancar radio dan pemancar televisi.
Berdasarkan konfigurasi jalur transmisi data, model komunikasi data terbagi menjadi point to pointdan point to multipoint:


1. Point to Point
Dalam konfigurasi ini media atau peralatan saling terhubung antara satu peralatan dengan peralatan lain tanpa terbagi. Konfigurasi ini biasanya digunakan pada beberapa peralatan komputer seperti printer yang terhubung langsung dengan komputer.


2. Point to Multipoint
Dimana suatu alat atau media dapat terhubung dengan beberapa alat lainnya. Proses transmisi data yang menggunakan konfigurasi ini misalnya penyiaran radio yang mana sebuah pemancar dapat diakses atau terhubung dengan beberapa radio sekaligus.
Berdasarkan mode transmisi data, komunikasi data dapat berbentuk mode transmisi paralel (parallel transmission) dan mode transmisi seri (serial transmission).


1. Mode Transmisi Paralel
Pada mode transmisi ini, semua bit dari karakter yang diwakili oleh suatu kode, ditransmisikan secara serentak satu karakter setiap saat.
Bila digunakan kode ASCII, maka dibutuhkan sebanyak 8 channel untuk mentransmisikan sekaligus ke 8 buah bit 1 karakter kode ASCII. Perhatikan, bahwa yang ditransmisikan secara paralel adalah bit-bit dalam 1 karakter, sedangkan masing-masing karakternya ditransmisikan secara seri (berurutan).


2. Mode Transmisi Serial
Mode transmisi serial merupakan mode transmisi yang umum dipergunakan. Pada mode ini, masing-masing bit dari satu karakter dikirimkan secara berurutan, yaitu bit per bit, satu diikuti oleh bit berikutnya. Penerima kemudian merakit kembali arus bit-bit yang datang ke dalam bentuk karakter.

 
Design by http://4-jie.blogspot.com/ | Bloggerized by Fajri Alhadi