Tuesday, October 6, 2015

Konfigurasi PICO ANTENNA

Access Point Ubiquity PicoStation M2HP


Cara Setting Access Point Ubiquity PicoStation M2HP :
Sediakan kabel LAN tipe Straigh 2 unit
Pasang kabel LAN dari AP ke POE dan Lan AP ke komputer/laptop
Set IP komputer/laptop satu jaringan dengan AP yaitu (192.168.1.xxx)
Buka browser dan ketikkan IP AP 192.168.1.20 (enter)
Isi username dan password dengan "ubnt"
Select Country ganti dengan Indonesia dan ceklist pernyataan bahwa kita setuju dengan pengaturan tersebut lalu click OK (Accept)
Maka sahabat akan di bawa kehalaman pengaturan Access Point Ubiquity PicoStation M2HP
Click menu WIRELESS lalu ganti Wireless Mode dengan Access Point
SSID sesuaikan dengan keinginan sobat
Country Code "Indonesia"
Channel Width "20Mhz"
Yang lain biarkan default Lalu Click Change
Pindah ke Menu NETWORK
Network Mode pilih Router
Network Setting pada bagian WAN(dari LAN) set IP boleh DHCP atau Static ( kalua DHCP set Fallback IP satu jaringan dengan sumber internet (modem) atau bahasa kerennya Gateway, kalau Static set IP Gateway dengan IP Modem/Sumber Internet)
Network Setting pada bagian Wireless(WLAN) set IP sebaiknya DHCP agar semua client yang conect bisa mendapatkan IP secara otomatis.
Lalu Click Change lagi
Selanjutnya pindah ke menu paling kiri yang ada logo Ubiquity hilangkan ceklist Airmax
Click Change lagi
Lalu Click Apply agar semua settingan yang kita buat tersimpan dan AP akan restart/reboot sendiri.
Jika semua lampu AP menyala berarti settingan sudah benar dan sobat bisa tes conect ke AP dan jangan lupa kabel yang tadi di pasang ke komputer/laptop di pindahkan ke Modem/Router/Switch atau sejenisnya yang memberikan sumber internet.

Konfigurasi Mode Client pada TL-WR702N

Bagaimana cara Konfigurasi Mode Client pada TL-WR702N





Definisi : TL-WR702N terhubung ke perangkat lain melalui pusat Ethernet dan bertindak sebagai sebuah adaptor untuk mengirim/menerima sinyal nirkabel dari jaringan nirkabel anda.

Aplikasi: Untuk Smart TV, Media Player, atau game konsol dengan port Ethernet. Gunakan 702N untuk membuat perangkat Wi-Fi aktif, memberikan mereka akses ke jaringan nirkabel anda.

Koneksi Fisik

Langkah 1:

Hubungkan WR702N ke port Ethernet secara langsung ke komputer anda menggunakan kabel Ethernet;

Langkah 2:

Nyalakan WR702N





Pengaturan Awal Komputer– Untuk Windows 7, Vista & XP (Untuk Mac OS X, silahkan ke halaman 3)

Langkah 1:

Windows 7 &Windows Vista: Arahkan ke Start->Control Panel ->Network and Sharing Center

Windows XP : Arahkan ke Start->Control Panel->Network Connections





Langkah 2:

Windows 7 : Arahkan ke Network andSharing Center->Change Adapter settings

Windows Vista : Arahkan ke Network andSharing Center->Manage Network Connections

Windows XP : (Ke langkah selanjutnya)





Langkah 3:

Windows 7, Vista dan XP : Klik Kanan Local Area Connection ->Pilih Properties -> Klik 2X Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol (TCP/IP) untuk Windows XP.





Langkah 4:

Windows 7, Vista dan XP : Pilih “Use the Following IP address:”

Ketikan informasi berikut ini:

IP address: 192.168.0.10

Subnet mask: 255.255.255.0

Klik OK untuk keluar

Klik OK lagi untuk menerapkan settingan.






Windows 7, Vista & XP


Pengaturan Awal Komputer – Untuk Mac OS X

Arahkan ke Apple->System Preferences>Network-> Sorot pada Ethernet ->Konfigurasi IPv4: Using DHCP with manual address

Masukan IPv4 Address: 192.168.0.10

Klik Apply





Akses Halaman Manajemen



Buka Web Browser -> Ketik 192.168.0.254 di kolom alamat -> Tekan Enter





Isikan User Name standar: admin

Isikan Password standar: admin

Klik OK





Jalankan Quick Setup

Langkah 1:

Arahkan ke Quick Setup -> Klik Next





Langkah 2:

Pilih Client -> Klik Next





Langkah 3:

Klik Survey





Cari nama jaringan router anda di dalam kolom SSID -> Klik Connect





Security Options: (Silahkan cocokan Pilihan Keamanan dengan router yang ada)

Silahkan lihat Original Equipment Manufacturer untuk rincian

Password: (Silahkan cocokan Keamanan Password dengan router yang ada)



Langkah 4:

Klik: Next





Langkah 5:

Klik Reboot, dan tunggu sampai proses mencapai 100%





Penempatan WR702N



Sekarang anda dapat menghubungkan WR702N secara langsung ke Perangkat Media, Konsol Game, Smart TV, Komputer Desktop, atau perangkat lain yang menggunakan port Ethernet.

Selamat! Perangkat kabel Wi-Fi telah aktif. Saat ini dapat terhubung ke jaringan nirkabel tanpa menggunakan inti Ethernet.





Penyelesaian Pengembalian Komputer – Untuk Windows 7, Vista & XP (Untuk Mac OS X, silahkan ke halaman 8)



Langkah 1:

Windows 7 &Windows Vista: Arahkan ke Start->Control Panel ->Network and Sharing Center

Windows XP : Arahkan ke Start->Control Panel->Network Connections





Langkah 2:

Windows 7 : Arahkan ke Network andSharing Center->Change Adapter settings

Windows Vista : Arahkan ke Network andSharing Center->Manage Network Connections

Windows XP : (ke Langkah Selanjutnya)





Langkah 3:

Windows 7, Vista dan XP : Klik Kanan Local Area Connection ->Pilih Properties -> Klik 2X Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4) atau Internet Protocol (TCP/IP) untuk Windows XP.





Langkah 4:

Windows 7, Vista dan XP : Pilih “Obtainan IP address automatically” dan “Obtain DNS server address automatically”

Klik OK untuk keluar

Klik OK lagi untuk menerapkan setingan.






Windows 7, Vista & XP


Penyelesaian Pengembalian Komputer – Untuk Mac OS X

Arahkan ke Apple>System Preferences->Network-> Sorot pada Ethernet ->Konfigurasi IPv4: Using DHCP

Klik Apply



Jika tidak berhasil, jangan ragu untuk menghubungi kami ( support.id@tp-link.com ).

Cara Konfigurasi Access Point TP Link

Cara Konfigurasi Access Point TP Link

Untuk memulai konfigurasi access point ini, lakukan langkah-langkah berikut secara sistematis :
Sama seperti mengkonfigurasikan access point lainnya, langkah awal yang perlu dilakukan adalah menyamakan address antara access point dengan sebuah laptop sehingga alamatnya berada pada satu network. Secara default, IP yang tertera pada label access point jenis ini adalah 192.168.1.1 dan netmask 255.255.255.0.
Setelah itu, nyalakan access point. Perhatikan adaptor yang digunakan, apakah voltage-nya sesuai dengan ketentuan yang tercantum pada label access point atau tidak. Jika tidak, maka sebaiknya jangan menyalakan access point tersebut dengan adaptor yang tidak sesuai.
Setelah itu koneksikan access point dengan laptop dengan menggunakan kabel straight.
Buka sebuah web browser pada laptop, kemudian ketikkan alamat IP default dari access point tersebut. Sebelumnya saya telah menjelaskan bahwa IP default access point jenis ini adalah 192.168.1.1, namun pada praktek ini saya menggunakan access point yang IP address-nya diubah yaitu 10.10.7.1 Maka ketikkan IP 10.10.7.1 pada address bar, lalu tekan Enter pada keyboard.
Setelah itu akan muncul sebuah kotak dialog Authentication Required. Isikan username dengan admin dan isikan password dengan admin. Kemudian klik OK.




Kemudian akan muncul sebuah halaman web seperti berikut :

Klik teks "Network" pada jendela sebelah kiri untuk mengatur tipe jaringan (Static IP / DHCP), main IP dari access point (IP local), dan subnet mask. Jika IP access point diubah dari IP default-nya, maka halaman web akan menghilang. Untuk menampilkannya kembali, ubah IP laptop sehingga menjadi se-network dengan IP access point yang baru. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :

Setelah itu lakukan pengaturan wireless dengan meng-klik teks Wireless pada jendela sebelah kiri kemudian pilihWireless Setting.
Pengaturan yang perlu dilakukan adalah pengaturan SSID(nama jaringan), Region, Channel (untuk informasi mengenai channel wireless, klik disini), dan Mode. Yang lainnya adalah pengaturan opsional (tergantung kebutuhan). Dalam hal ini saya membuat nama jaringan (SSID) yaitu tujuh. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :

Setelah itu lakukan pengaturan untuk DHCP agar device yang terkoneksi akan mendapatkan IP secara otomatis dari access point. Klik teks DHCP pada jendela sebelah kiri, kemudian pilih DHCP Settings. Dalam hal ini saya melakukan pengaturan range user sebanyak 10 client dari 10.10.7.10 - 10.10.7.20. Setelah semua pengaturan selesai, klik Save. Contoh :

Setelah semua pengaturan selesai diberikan, reboot access point dengan meng-klik teks System Tools kemudian pilih Reboot.

Sistem access point akan restart dalam beberapa saat yang diindikasikan oleh persentasi seperti gambar berikut :

Setelah proses restarting selesai, maka selanjutnya adalah lakukan pengetesan jaringan access point yang baru dibuat. Gunakan sebuah laptop lain untuk mengakses jaringan wireless dengan nama tujuh. Kemudian lihatlah IP DHCP yang diperoleh laptop tersebut selama terkoneksi dengan jaringan tujuh. Tentunya IP yang didapatkan akan berada pada range 10.10.7.10 sampai 10.10.7.20.



Sekian dulu tutorial Cara Konfigurasi Access Point TP Link Semoga bermanfaat bagi kawan kawan

ANTENA OMNIDIRECTIONAL dan ANTENA DIRECTIONAL

ANTENA OMNIDIRECTIONAL dan ANTENA DIRECTIONAL

Antena omnidirectional yaitu jenis antena yang memiliki pola pancaran sinyal ke segala arah dengan daya sama. Untuk menghasilkan cakupan area yang luas, gain dari antena omnidirectional harus memfokuskan dayanya secara horizontal (mendatar,dengan mengabaikan pola pemancaran ke atas dan ke bawah,sehingga antean dapat di letakan di tengah-tengah base station. Dengan demikian, keuntungannya dari antena jenis ini adalah dapat melayani jumlah pengguna yang lebih banyak. Namun kesulitannya adalah pada pengalokasian frequensi untuk setiap sel agar tidak terjadi interferensi. Antena jenis ini biasanya di gunakan pada lingkup yang mempunyai base station terbatas dan cenderung untuk posisi pelanggan yang melebar.
Antena ini mempunyai sudut pancaran yang besar (wide beamwidth) yaitu 3600; dengan daya lebih meluas, jarak yang lebih pendek tetapi dapat melayani area yang luas Omni antena tidak dianjurkan pemakaian-nya, karena sifatnya yang terlalu luas se-hingga ada kemungkinan mengumpulkan sinyal lain yang akan menyebabkan inter-ferensi. antena omnidirectional mengirim atau menerima sinyal radio dari semua arah secara sama, biasanya digunakan untuk koneksi multiple point atau hotspot.

Type Antena

1. Antena Omnidirectional




Sebuah antena Omnidirectional adalah antena daya sistem yang memancar secara seragam dalam satu pesawat dengan bentuk pola arahan dalam bidang tegak lurus. This pattern is often described as "donut shaped". Pola ini sering digambarkan sebagai "donat berbentuk". Antena Omnidirectional dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa antena directional di outdoor point-to-multipoint komunikasi systems termasuk sambungan telepon selular dan siaran TV.
Antena omni mempunyai sifat umum radiasi atau pancaran sinyal 360-derajat yang tegak lurus ke atas. Omnidirectional antena secara normal mempunyai gain sekitar 3-12 dBi. Yang digunakan untuk hubungan Point-To-Multi-Point ( P2Mp) atau satu titik ke banyak titik di sekitar daerah pancaran. Yang baik bekerja dari jarak 1-5 km, akan menguntungkan jika client atau penerima menggunalan directional antenna atau antenna yang ter arah. Yang ditunjukkan di bawah adalah pola pancaran khas RFDG 140 omnidirectional antena. Radiasi yang horisontal dengan pancaran 360-derajat. Radiasi yang horisontal pada dasarnya E-Field yang berbeda dengan polarisasi yang vertikal adalah sangat membatasi potongan sinyal yang di pancarkan. Antena ini akan melayani atau hanya memberi pancaran sinyal pada sekelilingnya atau 360 derjat, sedangkan pada bagian atas antena tidak memiliki sinyal radiasi.


Pola radiasi dari antenna Omni




Contoh antena omnidirectional adalah antena model groundplane.




1/4 Lambda antena 2.4Ghz WIFI

ini adalah antena termudah yg bisa dibuat dengan penguatan sekitar 3-4 dBi tergantung tuning dan nilai2 element yg ada.antenna ini dibuat dr kawat copper (tembaga) atau brass (kuningan) dan mempunyai sudut elevasi reflektor 30* dan mempunyai arah pancaran ke segala arah “omnidirectional” kira2 gambarnya seperti ini.
Part List-satu konektor tipe N female dgn 4 lobang sekitar,direkomendasikan mempunyai teflon insulasi diantara outer dan inner konektor. -20 cm tembaga atau kuningan berbentuk batang dgn diameter 2mm.
Konstruksi:
dengan tang potong kawat yg dipakai menjadi 5 bagian masing2 4 cm panjangnya.
dgn kikir sedang (permukaan kikir) ratakan ke 4 bagian yg berlubang pd konektor N tsb sehingga memudahkan kita menyolder bagian reflektor.
dengan solder high power (yg mempunyai panas 80 watt minimal) solder ke empat batang kawat yg mau dipake di ke 4 sisi konektor tsb,hati2! panas yg cukup tinggi bisa melelehkan insulasi teflon yg ada di antara titik tengah konektor.(bagian yg berwarna putih susu).
tekuk 0.5 cm pd ujung kawat (4 buah yg ditekuk) dgn sudut 90 derajat,hati2 dengan konstruksi yg sedikit rumit ini.
Sesudah terpasang di keempat sisi konektor N,mk anda bisa solder bagian “hot wire” yg berfungsi sbg antena yg sesungguhnya dgn hati2 dan tentu saja rapi bukan..?
kemudian rapikan jg ujung bagian bawah yg ada di bagian konektor N
kemudian dengan sebuah teknik “jembatan keledai” kita gambar sudut 30 derajat dan tempel pd dinding utk mengukur ketepatan sudut antena yg kita buat, kemudian potong dgn tepat 3.05 cm radial (reflektor= yg tertempel pd ke empat sudut konektor N) dan central wire (yg tersolder di tengah konektor) ini perlu kehati2an dan ketepatan tinggi sebab kita akan bekerja pd freq yg amat tinggi! mk semakin tinggi suatu freq,akan semakin kritis pula nilai2 yg ada pd pembuatan antena tsb.
TIPS:
Pembuatan ini di alokasikan pd channel 6 (2.44 Ghz) atau tepat pd titik tengah pd freq channel yg ada (13 channel).saran terbaik adl jangan memotong dulu bagian tengah sepanjang 3.0 cm,tp biarkan sepanjang apa adanya dan kurangi tiap 0.1 cm dan ukur besaran signal dgn memaki software semacam Netstumbler.ini disebut “tuning and matching” jd kepanjangan yg dikehendaki hendaklah fixed dgn channel AP or wlan yg akan anda tuju.anda bisa melihat tuning by cutting ini sukses bila besaran signal akan membesar pd titik potong yg dikehendaki. Semakin pendek panjang iner wire semakin tinggi channel yg bisa diakses (dlm hal optimum signal receive maupun transmit) dan semakin rendah chanel yg dipakai semakin panjang pula iner wire.
Perhitungan omni:
I. Omni Directional Antenna
a. Rubber Ducky Antenna
Banyak ditemukan diperalatan 2.4GHz 802.11 wireless network, seperti access point dan router wireless. Penambahan gain rata-rata untuk antenna seperti ini sekitar 2-2.2dbi (www.martybugs.net)
Salah satu cara untuk menambahkan kekuatan daya dari wireless omni directional antenna / rubber ducky antenna ini adalah dengan menambahkan semacam parabola tepat di belakang antena, sehingga antena yang tadinya menyebar luas dapat diarahkan ke dalam salah satu area tertentu. Gain yang didapat sekitar 10 to 12 dB.
b. 360 Degree Omni
Gain yang didapat adalah 5-6 dbi.
ANTENA DIRECTIONAL
Antena directional,yaitu antena yang mempunyai pola pemancaran sinyal dengan satu arah tertentu. Antena ini idealnya digunakan sebagai penghubung antar gedung atau untuk daerah (konfigurasi Point to Point) yang mempunyai konfigurasi cakupan area yang kecil seperti pada lorong-lorong yang panjang.
Antena jenis ini merupakan jenis antena dengan narrow beamwidth, yaitu punya sudut pemancaran yang kecil dengan daya lebih terarah, jaraknya jauh dan tidak bisa menjangkau area yang luas, antena directional mengirim dan menerima sinyal radio hanya pada satu arah, umumnya pada fokus yang sangat sempit, dan biasanya digunakan untuk koneksi point to point, atau multiple point, macam antena direktional seperti antena grid, dish "parabolic", yagi, dan antena sectoral.
Antenna Omnidirectional dapat memancarkan gelombang ke segala arah. Yang termasuk Antenna Directional adalah antena model Yagi seperti kebanyakan yang dipakai sebagai antena penerima siaran TV. Yagi, dengan log-periodik antena, dan sudut reflektor, yang sering digabungkan dan dijual sebagai hunian komersial antena TV. Seluler repeater sering memanfaatkan arah antena eksternal untuk memberikan sinyal yang jauh lebih besar daripada yang dapat diperoleh pada standar ponsel. Untuk panjang dan menengah panjang gelombang frekuensi, menara array digunakan dalam kebanyakan kasus sebagai antena directional.
contoh antena yagi:


contoh antena yagi:

Step by step konfigurasi Air Grid

Simple tutorial how to : Step by step konfigurasi Air Grid (Air OS) ubiquity

Step by step konfig Air Grid

1.Setting IP laptop agar 1 subnet dengan IP default Air Grid
2.Buka browser, lalu panggil IP default radio Air Grid.
IP Default : 192.168.1.20
3.Muncul tampilan user login


4.Masukan user dan password default Air Grid
User : ubnt
Password : ubnt
5.Tampilan awal


6.Masuk ke tabulasi Wireless untuk konfig


Untuk konfigurasi satu sisi sebagai AP (Access Point) dan satu sisi sebagai Station
Gambar diatas adalah sebagai Access Point WDS,
dibuat WDS (Wireless Distribution System) karena link akan digunakan untuk bisa melewatkan broadcast IP dari bawahnya. Sebenarnya fungsi utama Wireless Distribution System (WDS) adalah sebuah system yang memungkinkan jaringan wireless dikembangkan menggunakan beberapa access point tanpa harus memerlukan backbone kabel jaringan untuk menghubungkan mereka, seperti cara tradisional (bridge biasa)



7.Setting SSID dengan nama yang mudah kita ingat, seperti dengan menggunakan nama site. Contoh : PIKSI_1
Ini akan jadi acuan saat konfig stationnya, untuk mencari AP yang dimaksud.
8.Country code gunakan saja United States
9.Mode gunakan A/N mixed
10.Channel Band width disesuaikan dengan kebutuhan dan situasi serta kondisi di lapangan, settingan ini mempengaruhi Band Width yang bisa di lewatkan serta interference. Semakin lebar semakin besar Band Width yang bisa dilewatkan juga semakin besar kemungkinan interference.
11.Channel shifting jika di enable maka pilihan channel akan banyak sampai keluar dari 5.8 GHz (jika yang digunakan adalah Air Grid 5,8GHz). Ada pilihan dari 5,1GHz – 5,3 GHz dan 5,7GHz – 5,8GHz.
12.Tentukan frequency yang akan di gunakan, akan lebih baik jika sebelumnya sudah dilakukan scanning freq. Jadi bisa kita setting dengan freq. Yang memang belum di gunaan di area tersebut, guna menghindari interference dan memudahkan untuk mengkoneksikan radio nya.
13.Tentukan power dari radio nya, jangan di contreng obey regulatory power, karena akan membuat power radio terbatas, sesuai aturan yang ada di negara yang di pilih di pilihan country code.
14.Max tx rate, Mbps di buat automatic saja, kecuali memang dibutuhkan untuk di set.
15.Untuk Wireless security di biarkan saja dulu tanpa security, nanti di set setelah terkoneksi saja.
16.Klik change di kiri bawah untuk mengaktifkan konfigurasi yang di set.
17. Masuk tabulasi Network, untuk setting network radio


18.Network mode di setting bridge, karena kebutuhan kita adalah bridging. Kecuali memang di butuhkan sebagai router, maka di set router.
19.Disable Network none saja, karena jika didisable berarti tidak di fungsikan.
20.Pilih static IP, lalu masukan IP address sesuai planning. Contreng STP (Spanning Tree Protokol). Yang berfungsi sebagai protocol untuk pengaturan koneksi dengan menggunakan algoritma spanning tree. Kelebihan STP dapat menyediakan system jalur backup & juga mencegah loop yang tidak diinginkan pada jaringan yang memiliki beberapa jalur menuju ke satu tujuan darisatu host.
21.Klik change di kiri bawah untuk mengaktifkan konfigurasi yang di set.
22.Setelah di rubah IP maka koneksi akan terputus, rubah IP pada laptop menjadi 1 subnet dengan IP baru radio, lalu panggil IP baru radio di browser. Dan login kembali
23.Untuk merubah user dan password masuk ke tabulasi system




24.Device name diisi nama untuk perangkat radio.
25.Untuk merubah user ganti Administraor User name.
26.Untuk mengganti Password masukan Password lama pada current password, dan masukan password baru di new password serta verify new password.
27.Setelah selesai maka kita konfig radio di sisi lainnya
28.Ulangi langkah 1 – 6 , lalu setting sebagai Station WDS




29.Samakan settingan frequency dan channel Bandwidth seperti pada Access Point tadi.
30.Klik Select disamping SSID






31.Pilih SSID yang kita setting pada Access Point, lalu klik select.
Jika belum ada maka pastikan arah antena sudah benar mengarah ke Access Point. Alu klik lagi scan. Sampai didapatkan SSID yang kita set tadi di Access Point.
32.Klik change di kiri bawah untuk mengaktifkan konfigurasi yang di set.
33.Jika terkoneksi maka tampilan Main adalah sbb:


34.Usahakan mendapat signal strength minimal -70dBm
35.Ulangi langkah no 17 – 26.
36.Setelah terkoneksi coba ping IP radio Access Point lalu panggil di browser, kita akan konfig wireless security nya.
37.Masuk ke tabulasi wireless, enablekan securitynya




38.Pilih mode security nya
39.Pilih open, karena kita menggunakan WDS
40.Piling length dan key type.
41.Lalu masukan security key nya
42.Klik change di kiri bawah untuk mengaktifkan konfigurasi yang di set
43.Setelah di apply maka link akan lepas, karena security nya tidak sama
44.Pada radio station masuk juga ke tabulasi wireless, dan samakan settingan wireless secutrity nya dengan settingan security di sisi Access Point tadi.
45.Klik change di kiri bawah untuk mengaktifkan konfigurasi yang di set
46.Jika settingan security sama maka link akan terkoneksi kembali
47.Tampilan Main widow jika berhasil terkoneksi adalah sbb:
ACCESS POINT




STATION




No Offence No Hearth Feelings
Semoga Bermanfaat

Tuesday, September 15, 2015

Jenis Topologi Jaringan pada Wi-Fi

Jenis Topologi Jaringan pada Wi-Fi

Di dalam jaringan Wi-Fi hanya dikenal 2 jenis topologi jaringan, yaitu Ad-Hoc dan Infrastruktur

Topologi Ad-Hoc
Topologi ad-hoc adalah topologi jaringan wi-fi dimana komputer maupun mobile station terhubung secara langsung tanpa menggunakan AP (Access Point). Jadi komunikasi langsung dilakukan melalui masing-masing perangkat wireless yang terdapat pada komputer atau perangkat komunikasi lainnya. Prinsip kerja ad-hoc sama dengan prinsip kerja jaringan komputer secara peer to peer.

Topologi Infrastruktur
topologi infrastruktur adalah topologi pada jaringan wi-fi dimana komputer-komputer maupun mobile station dalam suatu jaringan terhubung melalui AP. Jadi, setiap komputer maupun mobile station yang hendak berhubungan harus melewati AP terlebih dahulu, baru kemudian dapat menggunakan sumber daya yang ada pada jaringan.

langkah langkah setting access point


Linksys WRT54GL sebagai Access Point

Temen-temen tentu masih inget postingan saya sebelumnya tentang pengertian Acces Point dan salah satu contohnya yaitu Wireless Router Linksys WRT54GL. Kali ini kita akan coba untuk membuat jaringan wireless sederhana untuk koneksi internet dengan menggunakan Linksys WRT54GL sebagai Access Point. Contoh pemasangannya seperti terlihat pada gambar dibawah ini :



Dari gambar diatas terlihat bahwa kita mendapatkan akses internet dari koneksi dial up melalui modem (misalkan dari modem ADSL Speedy) kemudian barulah dipancarkan oleh Linksys WRT54GL yang berfungsi sebagai Access Point untuk koneksi internet wireless-nya sedangkan untuk koneksi yang menggunakan kabel kita dapat hubungkan komputer secara langsung ke port switch yang tersedia.

Untuk mensetting Linksys WRT54GL sebagai Access Point seperti pada gambar diatas, caranya sangat mudah kita tinggal mensetting beberapa parameter yang diperlukan seperti berikut ini (klik untuk memperbesar):




Internet Setup --> Set Static IP WAN
Untuk memudahkan konfigurasi, sebaiknya IP port WAN diset secara statik. Pemberian IP Statik untuk port WAN ini tentu disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Misalnya untuk koneksi yang menggunakan ADSL Router Speedy biasanya IP ADSL Router tersebut 192.168.1.1 dengan subnet mask 255.255.255.0 sehingga untuk IP WAN Linksys kita set misalnya 192.168.1.100 dengan subnet mask sama yaitu 255.255.255.0 dan gateway serta DNS diarahkan ke IP ADSL Speedy yaitu 192.168.1.1


Network Setup --> Set IP Linksys dan DHCP Server
Langkah selanjutnya adalah memberikan IP local pada Linksys Router, dalam contoh ini misalkan 10.10.10.1 dengan subnet mask 255.255.255.0. Kemudian Enable fitur DHCP Server agar nantinya wireless client yang terhubung ke akses point mendapatkan IP dari Linksys secara dinamik. Tentukan starting IP address dan maksimal user yang bisa dapat DHCP.


Set Wireless SSID
Untuk mensetting wireless SSID dari access point kita, klik tab Wireless - Basic Wireless Seting. Pada Wireless Network Name (SSID) isi dengan SSID yang dikehendaki kemudian enableWireless SSID Broadcast


Set Wireless Security
Klik tab Wireless Security, tentukan jenis enkripsi (Disable,WPA, WPA2, atau WEP) dan password (key) untuk melindungi Access Point kita.


Setiap melakukan perubahan jangan lupa klik Save Setting.
Demikianlah cara sederhana untuk membuat Linksys WRT54GL sebagai Access Point. Cara tersebut diatas juga dapat digunakan untuk koneksi internet melalui router yang berfungsi sebagai gateway atau langsung dari komputer server yang terhubung ke internet.

fungsi dan tugas Access point

Mengenal Wireless Access Point

Salah satu bentuk jaringan wireless yang paling sederhana adalah mode jaringan Adhoc atau peer to peer atau IBSS (Independent Basic Service Set). Untuk membuat jaringan wifi adhoc ini bisa temen-temen baca dalam catatan saya sebelumnya tentang cara membuat jaringan WIFI Adhoc di Windows 7.

Bentuk Jaringan Wireless yang kedua adalah yang disebut dengan Mode Jaringan Infrastructure atauBSS (Basic Service Set). Mode jaringan infrastructure ini menggunakan sebuah alat yang disebut sebagai Access Point (AP) atau sering juga disebut Wireless Access Point (WAP).

Apa itu Wireless Access Point ?


"In computer networking, a wireless access point (WAP) is a device that allows wireless devices to connect to a wired network using Wi-Fi, Bluetooth or related standards. The WAP usually connects to a router (via a wired network), and can relay data between the wireless devices (such as computers or printers) and wired devices on the network." (wikipedia)

Wireless Access Point adalah adalah sebuah alat yang berfungsi untuk menyambungkan alat-alat wireless ke sebuah jaringan berkabel (wired network) menggunakan wifi, bluetooth dan sejenisnya. Wireless Access Point digunakan untuk membuat jaringan WLAN (Wireless Local Area Network) ataupun untuk memperbesar cakupan jaringan wifi yang sudah ada (menggunakan mode bridge).

Access Point merupakan titik pusat jaringan wireless, alat ini memancarkan frekuensi radio untuk mengirimkan dan menerima data. Fungsi Wireless Access Point ini kira-kira sama dengan switch / hub dalam jaringan kabel yang memungkinkan banyak client terhubung ke jaringan.

Salah satu contoh penggunaan Wireless Access Point pada mode jaringan wireless infrastructure ini terlihat seperti pada gambar dibawah:



Pada contoh jaringan diatas, wireless access point digunakan untuk menghubungkan wireless client(notebook dan pc dengan wireless card), ke dalam sebuah jaringan LAN. Wireless Acces Point seperti diatas biasanya difungsikan sebagai DHCP Relay yang tugasnya memberikan IP Address dari Server ke wireless client sehingga bisa saling terkoneksi ke jaringan.

Sebuah Access Point juga bisa dilengkapi dengan fitur-fitur tambahan yang lain seperti misalnya kemampuan routing, firewall dan lain-lain. Misalnya saja produk disamping ini TP-LINK TD-W8901G yang mempunyai kemampuan 3-in-1 yaitu ADSL2 Modem,4 Port Ethernet Router and Wireless G Access Point.

macam-macam alat wifi

Macam-Macam Perangkat/Hardware pada Jaringan Wi-Fi

Sekarang kita akan mempelajari tentang hardware-hardware yang biasanya digunakan untuk membangun sebuah jaringan Wi-Fi. Hardware Wi-Fi dari sisi arsitektur penggunanya dibagi menjadi dua, yaitu:

Server Hardware
Server hardware yaitu hardware yang digunakan para penyedia layanan koneksi internet berbasis Wi-Fi untuk memberikan pelayanan koneksi internet kepada para pengguna. Berikut ini macam-macam perangkat Wi-Fi yang biasa digunakan sebagai server atau penyedia layanan adalah:

Access Point
Prinsip kerja Access Point pada prinsipnya mirip dengan cara kerja Switch Hub yang biasa terdapat pada topologi LAN namun memiliki perbedaan pada media koneksinya. Pada Switch Hub masih menggunakan kabel UTP sedangkan pada Access Point sudah menggunakan gelombang radio atau lebih dikenal dengan wireless (nirkabel).

Wireless Router
Cara kerja Wireless Router lebih kompleks daripada cara kerja access point. Cara kerja access point hanya menyebarkan suati titik hotspot kepada para pelanggan melalui gelombang radio, sementara wireless router juga dapat berfungsi sebagai router, ip forwarder, ip filter, dan lain sebagainya.

Wireless Repeater
Repeater pada prinsipnya berfungsi sebagai penguat sinyal radio yang dipancarkan oleh access point atau wireless router. Repeater sering digunakan saat jangkauan sinyal dari access point atau wireless router yang anda gunakan tidak lagi mencukupi.



Client Hardware
Client hardware yaitu hardware yang harus dimiliki oleh pengguna untuk dapat mengakses jaringan komputer berbasis Wi-Fi. Berikut ini ada beberapa perangkat Wi-Fi untuk Client:

Wi-Fi PCI
Wi-Fi PCI adalah varian perangkat Wi-Fi yang biasa dipasang pada komputer desktop.

Wi-Fi USB
Wi-Fi USB adalah varian dari perangkat USB yang biasa dipasang pada komputer desktop, notebook, netbook, dan perangkat sejenis. Varian perangkat Wi-Fi ini bisa dikatakan sebagai varian perangkat Wi-Fi yang penggunanya paling fleksibel.

Wi-Fi PCMCIA
Wi-Fi PCMCIA adalah varian perangkat Wi-Fi yang biasa dipasang pada laptop atau notebook.

Wi-Fi Compact Flash
Wi-Fi Compact Flash adalah varian dari perangkat Wi-Fi yang dapat digunakan di hampir semua perangkat gadget. Misal anda mempunyai PDA dengan slot Wi-Fi eksternal. Dengan menggunakan Wi-Fi Compact Flash, anda sudah dapat melakukan akses internet wireless. Wi-fi Compact Flash dapat juga digunakan pada notebook, netbook, dan lain sebagainya.


sumber : http://crowonthesky.blogspot.co.id/

 
Design by http://4-jie.blogspot.com/ | Bloggerized by Fajri Alhadi